Ramadhan

Hal-Hal Yang Perlu Dipersiapkan Menjelang Ramadhan

2:19:00 PM



Marhaban ya Ramadhan... 
Marhaban Ya Ramadhan

Alhamdulillah hanya dalam hitungan hari lagi umat Islam di seluruh dunia akan menyambut bulan Ramadhan, bulan yang dijanjikan Allah penuh berkah dan berlimpah pahala. Momen bulan Ramadhan pastinya tidak akan kita sia-siakan, karena hanya datang satu bulan sekali. Bersyukur sekali karena masih diberi Allah kesempatan hidup untuk menjalani puasa Ramadhan.

Bagi saya, Ramadhan tahun ini sepertinya akan berbeda dari tahun sebelumnya. Kenapa? Ya, karena tidak bisa sahur dan berbuka bareng suami. Suami saya di Yogyakarta dan harus menyelesaikan tesisnya sebelum lebaran. Duh sedih deh rasanya, apalagi sekarang sedang hamil. Tapi tak mengapa, saya dan Ubay bisa berbuka di rumah Oma dan Opa supaya nggak kesepian hehe..

Ramadhan juga menjadi spesial bagi para Ibu karena harus lebih ekstra menyiapkan menu masakan dan keperluan menjelang ramadhan dan Hari Raya. Seperti yang sudah-sudah, sebelum Ramadhan yang namanya Emak pasti rempong beli ini beli itu apalagi sudah menjelang hari raya hehe.. semuanya memang harus dipersiapkan sedemikian rupa agar bisa menjalani puasa dengan nyaman.

Btw apa saja sih yang perlu dipersiapkan menjelang Ramadhan? 

Persiapan Ruhiyah (Keimanan)

Hal pertama yang paling penting adalah persiapan ruhiyah atau keimanan kita. Sebelum memasuki Ramadhan hendaknya kita meluruskan niat untuk melaksanakan puasa sepenuh hati karena Allah, memperbanyak ibadah dan menjauhi maksiat. Pun ada doa yang bisa kita lafaskan menjelang kedatangan Ramadhan yang biasa dibaca oleh Rasulullah ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

Persiapan Fisik

Ramadhan adalah dimana ibadah kita diganjar pahala berlipat-lipat. Makanya banyak umat muslim berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan. Tentunya agar ibadah lancar kita harus menjaga kesehatan fisik mulai dari sekarang dengan mengkonsumsi makanan sehat dan olahraga yang cukup. Saya pun walaupun dalam kondisi hamil menyempatkan diri untuk berpuasa sunnah senin kamis sebagai latihan sebelum puasa Ramadhan kelak.

Stock Makanan

Nah emak-emak pasti sudah memikirkan ini jauh-jauh hari. Karena harus memasak untuk sahur, perlu banyak stock makanan di kulkas yang bisa memudahkan untuk bulan ramadhan nanti. Buah-buahan, beras, minuman, susu tak ada salahnya mulai dipersiapkan mendekati ramadhan. Agar saat puasa kita bisa fokus untuk beribadah, nggak kebingungan belanja terus hihii....

Perlengkapan Ibadah

Perlengkapan Ibadah tak ada salahnya dipersiapkan mulai dari sekarang. Tak mesti membeli baru, kita bisa mencuci bersih dan memberi pewangi pada sajadah, mukenah, peci dan sarung lama. Jika memang tidak memungkinkan untuk digunakan lagi, belanjalah perlengkapan ibadah mulai dari sekarang.

Baju Hari Raya

gambar : Zalora.co.id

Kok sudah mikirin baju hari raya aja nih? Iya donk. Kalau saya lebih suka membeli baju hari raya jauh-jauh hari  agar nanti sewaktu puasa nggak sibuk untuk belanja ini itu. Apalagi nanti saya mau lahiran menjelang lebaran, duh bisa berabe hehe.. Saya pun lebih suka membeli online karena praktis dan nggak capek. Hehe.. Ada  banyak koleksi baju muslim wanita di ZALORA  yang bisa saya temukan untuk melengkapi keceriaan di Hari Raya. Kalian pun bisa cek di https://www.zalora.co.id/women/baju-muslim/ untuk melengkapi koleksi baju muslim di Idul Fitri nanti.

Nah itu tadi hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang Ramadhan ala ummi. Kalau kalian apa saja sih yang dipersiapkan menjelang Ramadhan? Share yuk di komentar!

kesehatan

Agar Tubuh Sehat Ga Gampang Sakit Ala Ummi

2:41:00 PM


Add caption

Haii Assalammualaikum... apa kabarnya sahabat happyummi?

Walaupun sekarang cuaca lagi nggak menentu dan bikin banyak orang gampang sakit, semoga aja teman-teman tetap sehat dan bahagia ya. Kalau sakit mah pasti susah bahagianya ya hehe.. gimana mau bahagia kalau kita terbaring lemas dan harus rutin minum obat, belum lagi sulit makan dan nggak bisa beraktifitas seperti biasanya. Apalagi bagi teman-teman yang punya tanggung jawab sebagai ibu dan istri seperti saya! Harus pinter-pinter mencari cara menjaga kesehatan tubuh.  Kalau sakit... bisa-bisa kacau balau seisi rumah.

Ada yang bilang sebagai Ibu kita ga boleh sakit. Kalaupun sakit nggak boleh lama-lama. Satu hari saja Ibu sakit, sang ayah sudah kebingungan. Gimana mau masak, nyuci pakaian, beresin rumah, belum lagi ngurusi anak balita yang nggak mau diemnya. Ujung-ujungnya si Ibu akhirnya menguatkan diri untuk berdiri karena kondisi rumah sudah di luar kendali.

Saya sempat heran sih kenapa orang zaman sekarang mudah sekali jatuh sakit dibandingkan orang tua kita dulu. Saya nih punya nenek yang sampai sekarang masih sehat dan masih kuat beraktifitas, jarang banget sakitnya deh. Di umurnya yang nggak muda lagi, setiap hari ia masih saja sibuk beresin rumah, berkebun dan pengajian ke masjid, kata orang mah nggak mau diam saja. Nah saya yang umur masih kepala dua, kerja sedikit sudah capek. Bawaannya suka ngantuk dan lemas.

Setelah saya tanya-tanya ternyata yang paling berpengaruh adalah faktor makanan dan lingkungan. Zaman dulu kebanyakan bahan makanan masih alami, hasil tangkapan laut segar dan berlimpah. Apalagi Bak Uo (kakek) saya adalah seorang nelayan. Saya masih ingat setiap kakek pulang melaut selalu bawa ikan, cumi dan hasil laut lainnya segar dan besar-besar, rasanya manis banget walau hanya dipanggang pake garam saja. Sayur-sayuran sering ditanam nenek di pekarangan rumah, tanpa bahan kimia dan pestisida. Zaman nenek dulu juga sangat jarang mengkonsumsi makanan cepat saji. Pantas saja sistem imun tubuh orang dulu lebih kuat karena kualitas asupan gizi mereka terjaga.

Jika dibandingkan dengan sekarang sungguh jauh berbeda. Hasil tangkapan laut kualitasnya tidak sebagus dulu. Jika saya ke pasar yang dijual adalah ikan yang sudah di es cukup lama sehingga rasa asli ikan tidak lagi terasa, nutrisinya pun jauh berkurang. Sayur dan buah yang kita harapkan menyumbang kesehatan tubuh malah kadang menyumbang racun karena kadar pestisida yang tak dicuci bersih masuk ke dalam tubuh. Belum lagi banyak makanan instan di mana-mana. Saya sempat bergedik ngeri saat mendengar berita pembuatan siomay dari ikan sapu-sapu atau pedagang nakal yang membuat bubur kacang hijau dengan tambahan boraks. Yang saya ingat tentu anak saya. Namanya anak-anak suka sekali jajan. Sesekali pasti diberikan juga.

Instagram

IBX583D9E221356E

Like us on Facebook

Flickr Images