#NulisSerempak

Cerita Ramadhan Ummi

8:08:00 PM


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang memberikan kesempatan dan berkahnya untuk bisa berjumpa dengan ramadhan tahun ini. Ya, kita memang patut bersyukur karena ramadhan tidak datang setiap tahun. Selain itu kita pun tak pernah tahu kapan maut akan datang menjemput. Tidak ada seorangpun yang bisa menjamin kita akan bertemu dengan Ramadhan selanjutnya. Saya pun terhenyuh lebih tepatnya merasa diingatkan oleh Allah melihat banyak berita kematian di Ramadhan ini. Ahh, kematian itu begitu dekat dan akankah kita membawa bekal yang cukup? Semoga kita bisa memanfaatkan ramadhan kali ini untuk menyiapkan bekal di akhirat nanti. Aamiin...
 
Bicara tentang Ramadhan, kali ini sedikit terasa berbeda. Menjadi berbeda karena tak seperti biasa, saya harus LDM (long distance marriage) dengan suami. Terhitung sudah memasuki bulan ke empat tidak berjumpa dengan suami. Rasanya tak biasa. Jika setiap harinya saya akan heboh menyiapkan masakan untuk sahur dan berbuka, kini saya malah jarang masak dan lebih memilih berbuka di tempat ibu, bersama keluarga atau membeli saja.

berbuka bersama keluarga

Seperti kurang semangat memasak karena banyak makanan terbuang. Duh kalau ada suami saya dia jadi tim sapu bersih makanan hehe, paling tidak ada yang memakan masakan saya. Nah ini, saya aja nggak semangat makannya. Beliau baru tiba di bengkulu sekitar tanggal 22 Juni. saya pun menunggu kedatangan suami untuk proses kelahiran yang disarankan dokter untuk operasi.

Tantangan puasa tahun ini pun bertambah dari ramadhan sebelumnya. Walaupun suami mengizinkan saya tidak puasa karena hamil, alhamdulillah sejauh ini kuat untuk tetap berpuasa. Awalnya suami khawatir kondisi calon debay di dalam perut yang semakin membesar. Bulan ini kandungan saya memasuki 9 bulan. Namun dengan menerapkan tips puasa untuk ibu hamil serta konsultasi ke dokter, calon debay tetap aktif walau dalam kondisi berpuasa.

Beberapa hal yang saya terapkan berpuasa saat hamil diantaranya
1. Mengkonsumsi susu dan buah saat sahur dan berbuka
2. Makan tetap 3x (saat sahur, berbuka, dan malam selepas taraweh)
3. Mengkunsumsi vitamin dan penambah darah dari dokter secara rutin
4. Tetap melakukan aktifitas seperti biasanya atau dengan olahraga ringan
5. Tidur siang secukupnya
6. Tidur lebih awal agar tetap fit saat berpuasa
7. Mengindari kafein, makanan terlalu asam, pedas dan berbau

***

Ramadhan kali ini saya mungkin sedikit keteteran dengan Ubay. Lelaki kecil saya itu kini mulai aktif, sangat aktif malah. Saya bahkan tidak habis pikir bagaimana ia punya semangat dan tenaga tak habis-habisnya untuk bermain. Hehee... kalau dia suka bermain sendiri dengan mainan sih nggak jadi masalah. Tapi dia adalah tipe anak yang tidak suka dicueki, ingin direspon oleh emaknya, bertanya segala hal, dan bercerita sambil bermain. Tidur suka malam banget walau sudah dibujuk untuk tidur lebih cepat, ada-ada saja yang dikerjakannya dan itu semua perlu pengawasan ekstra. Saya tidak mau kecolongan terjadi apa-apa dengannya karena posisi Abahnya lagi jauh. Kadang jika saya sudah tepar, saya menginap di tempat ibu agar ubay ada yang menemani bermain dan saya bisa istirahat sejenak. *eh malah curhat ya hehe... bukan ngeluh loh, ini hanya cerita. Saya bersyukur ubay jadi anak yang aktif, setidaknya saya tahu dia sehat dan kemampuan motoriknya bagus.


ubay suka main kembang api habis taraweh

Nah ngomong-ngomong soal Ramadhan di Bengkulu kenapa ya saya ngerasa kayaknya Ramadhan kali ini terasa agak sepi nggak kayak biasanya. Pedagang di sepanjang jalan pasar baru dekat rumah ibu saya banyak yang mengeluh dagangannya nggak laku. Menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya. kalau kata ibu sih wajar aja, sekarang semua serba mahal, beli kue satu aja 1500 rupiah. Orang banyak memilih membuat takjil sendiri dirumah. Banyak sih yang mau diperhitungkan, listrik mahal kebangetan yang bikin jantungan, belum lagi habis lebaran anak-anak mau masuk sekolah dan butuh biaya banyak. Jualan ibu saya di rumah juga sepi nggak kayak biasanya.

Walaupun dibeberap sisi banyak jualan pedagang Ramadhan yang kurang laku, banyak juga yang mendapatkan berkah ramadhan. Kalau saya lihat di Kampung Ramadhan RBTV lumayan rame dan takjilnya masih tergolong murah, masih ada yang 1000 an per kue. Kebetulan kemarin mampir beli takjil dan foto-foto. Eh taunya beruntung jadi pemenang selfie kampung ramadhan camkoharbtv. Yang kebetulan berkunjung, jangan lupa foto-foto disana lumayan dapat uang bukoaan hehehe...



Hmm.. apalagi ya yang mau saya ceritain, hihi.. jadi bingung karena jarang keluar dan banyak nikmati Ramadhan di rumah sambil ngeblog. Kalau teman-teman apa cerita ramadhannya tahun ini? Apapun itu semoga bisa menjalani Ramadhan dengan lancar dan mendapatkan banyak berkah di Ramadhan ini. Dan terakhir mohon doanya ya agar proses persalinan saya lancar, jika tidak ada halangan perkiraan akhir Ramadhan akan lahiran. ^_^



Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan Blogger Bengkulu dalam #NulisSerempak tentang #RamadhandiBengkulu


Ramadhan

Hal-Hal Yang Perlu Dipersiapkan Menjelang Ramadhan

2:19:00 PM



Marhaban ya Ramadhan... 
Marhaban Ya Ramadhan

Alhamdulillah hanya dalam hitungan hari lagi umat Islam di seluruh dunia akan menyambut bulan Ramadhan, bulan yang dijanjikan Allah penuh berkah dan berlimpah pahala. Momen bulan Ramadhan pastinya tidak akan kita sia-siakan, karena hanya datang satu bulan sekali. Bersyukur sekali karena masih diberi Allah kesempatan hidup untuk menjalani puasa Ramadhan.

Bagi saya, Ramadhan tahun ini sepertinya akan berbeda dari tahun sebelumnya. Kenapa? Ya, karena tidak bisa sahur dan berbuka bareng suami. Suami saya di Yogyakarta dan harus menyelesaikan tesisnya sebelum lebaran. Duh sedih deh rasanya, apalagi sekarang sedang hamil. Tapi tak mengapa, saya dan Ubay bisa berbuka di rumah Oma dan Opa supaya nggak kesepian hehe..

Ramadhan juga menjadi spesial bagi para Ibu karena harus lebih ekstra menyiapkan menu masakan dan keperluan menjelang ramadhan dan Hari Raya. Seperti yang sudah-sudah, sebelum Ramadhan yang namanya Emak pasti rempong beli ini beli itu apalagi sudah menjelang hari raya hehe.. semuanya memang harus dipersiapkan sedemikian rupa agar bisa menjalani puasa dengan nyaman.

Btw apa saja sih yang perlu dipersiapkan menjelang Ramadhan? 

Persiapan Ruhiyah (Keimanan)

Hal pertama yang paling penting adalah persiapan ruhiyah atau keimanan kita. Sebelum memasuki Ramadhan hendaknya kita meluruskan niat untuk melaksanakan puasa sepenuh hati karena Allah, memperbanyak ibadah dan menjauhi maksiat. Pun ada doa yang bisa kita lafaskan menjelang kedatangan Ramadhan yang biasa dibaca oleh Rasulullah ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

Persiapan Fisik

Ramadhan adalah dimana ibadah kita diganjar pahala berlipat-lipat. Makanya banyak umat muslim berlomba-lomba untuk melakukan kebaikan. Tentunya agar ibadah lancar kita harus menjaga kesehatan fisik mulai dari sekarang dengan mengkonsumsi makanan sehat dan olahraga yang cukup. Saya pun walaupun dalam kondisi hamil menyempatkan diri untuk berpuasa sunnah senin kamis sebagai latihan sebelum puasa Ramadhan kelak.

Stock Makanan

Nah emak-emak pasti sudah memikirkan ini jauh-jauh hari. Karena harus memasak untuk sahur, perlu banyak stock makanan di kulkas yang bisa memudahkan untuk bulan ramadhan nanti. Buah-buahan, beras, minuman, susu tak ada salahnya mulai dipersiapkan mendekati ramadhan. Agar saat puasa kita bisa fokus untuk beribadah, nggak kebingungan belanja terus hihii....

Perlengkapan Ibadah

Perlengkapan Ibadah tak ada salahnya dipersiapkan mulai dari sekarang. Tak mesti membeli baru, kita bisa mencuci bersih dan memberi pewangi pada sajadah, mukenah, peci dan sarung lama. Jika memang tidak memungkinkan untuk digunakan lagi, belanjalah perlengkapan ibadah mulai dari sekarang.

Baju Hari Raya

gambar : Zalora.co.id

Kok sudah mikirin baju hari raya aja nih? Iya donk. Kalau saya lebih suka membeli baju hari raya jauh-jauh hari  agar nanti sewaktu puasa nggak sibuk untuk belanja ini itu. Apalagi nanti saya mau lahiran menjelang lebaran, duh bisa berabe hehe.. Saya pun lebih suka membeli online karena praktis dan nggak capek. Hehe.. Ada  banyak koleksi baju muslim wanita di ZALORA  yang bisa saya temukan untuk melengkapi keceriaan di Hari Raya. Kalian pun bisa cek di https://www.zalora.co.id/women/baju-muslim/ untuk melengkapi koleksi baju muslim di Idul Fitri nanti.

Nah itu tadi hal-hal yang perlu dipersiapkan menjelang Ramadhan ala ummi. Kalau kalian apa saja sih yang dipersiapkan menjelang Ramadhan? Share yuk di komentar!

Instagram

IBX583D9E221356E

Like us on Facebook

Flickr Images