Follow Us @riafasha

Tuesday, October 12, 2010

[ FF ] Lelaki Aneh Itu

"Rei..." suara itu lagi mengusikku. Dengan terpaksa aku menoleh ke belakang. Memperhatikan tubuh tegap berlari mendekatiku.
"Kenapa lagi?" wajahku mulai masam.
"Gx ada apa-apa " dia tersenyum berlalu mendahuluiku.
"Dasar aneh", ini ketiga kalinya ia bersikap aneh seperti itu. Entahlah. Tiba-tiba memanggil, lalu berlalu semaunya.
Belum sempat hilang kesalku, dia berbalik arah, tersenyum lagi padaku.
"Kenapa lagi" rasanya dikepalaku sudah ada tanduk.
"Kamu cantik kalau lagi marah,"
"kamu................." Spontan aku melempar buku yang sedari tadi kupegang, tak peduli orang-orang memperhatikan kami. Namun sayang, ia telah terlalu jauh kabur.
Hanya sayup bayangnya menjauh mencibirku. “Sialan” hatiku mengumpat keras.
***
Perpustakaan kampus tampak lengang. Hanya beberapa mahasiswa yang hilir mudik. Sedari tadi tak juga ku temukan kumpulan puisi yang kucari.
“Cari buku khairil Anwar ya..” Suara itu lagi.. Oh Tuhan, kenapa di setiap sudut ada dia. Roni si Kingkong Jahil..
“Kenapa disini?” tanyaku ketus sembari membolak balik Antalogi Puisi Malu (aku) jadi orang Indonesia.
“Terganggu!!” Matanya membulat. Membuatku semakin tak nyaman.
“Mau mu apa sih!!” Tak ingin kalah, ku tatap wajah nya lekat.
“Izinkan aku selalu mengganggumu” Sejenak hening, emosiku meredup saat membaca ketulusan dimatanya.
Plaak... buku Puisi Taufiq Ismail itu melayang di kepalanya. Sontak kami tertawa bersama.



**Tulisan ini diikutsertakan dalam Flash Fiction Contest - Blogfam & MPID
komentarnya ditunggu yah ^^
hihiii.... (baru belajar abisnya, gx tau juga ini flash fiction atau bukan ikikii )



Photobucket

7 comments:

  1. hehe..aku jg ga tau flash fiction itu kaya apa sih chik?

    tp baca ceritanya lumayan seru...bikin penasaran..hehe..ada lagi terusannya ga?
    moga sukses ya chik...:)

    ReplyDelete
  2. melayang di kepalanya, atau melayang ke kepalanya ya?

    anyway, tadinya saya kira fanFic, rupanya FlashFic. menarik ceritanya :)

    ReplyDelete
  3. bacanya harus cermat dan hati2 biar enggak terjebak pada persepsi yang saLah, kreatif Mbak. saLam sukses.

    ReplyDelete
  4. @mba windflowers
    hehee.. chika juga baru belajar mba^^
    ntar kapan-kapan chika buat terusannya^^
    hehee

    @ra
    eh iya melayang ke kepalanya :p
    makasih ya dah sempatin baca

    @alva
    iyah tulisan chika :D

    @om rame
    hehee. iyah^^
    makasih ya om

    ReplyDelete
  5. Asyiiiikkkkk Mbak Rei ikutan jugaa...

    Ceritanya seru dan lucu..

    ReplyDelete
  6. @ethie
    hihi ethie ikutan kah?
    makasih yah^^

    ReplyDelete

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)