Follow Us @riafasha

Wednesday, December 29, 2010

Tafsir Puisi Sang Pangeran

Jiaaa.. puisi satu Ini memacu adrenalin chika hihii.. ada Tafsir Puisi Berhadiah yang diadakan oleh Mba Fanny
Bukan apa-apa.. kata-kata nya yang kocak namun mempunyai makna mendalam, membuat kita mesti sedikit mengerutkan kening agar bisa memaknai apa maksud puisi ini…
Sebagus apapun makna yang akan disampaikan nanti, tapi hanya Sang Pengarang lah yang mengerti apa maksud puisi itu dan untuk apa puisi ini dibuat^^
Tapi tak ada salahnya chika yang masih belajar mencoba menafsirkan puisi rayuan ini^^
Mari kita lihat dulu puisinya *sembari berfikir*

PUISIMU, PUISIKU

Betapa sulitnya Merayu
Ketika Jempol Kaki Terantuk Batu

Amboi nyut ..nyut...
nyut nyut ...
Hati siapa tak berdenyut

Amboi Nyut Nyut...
Hati Siapa Tak Terajut

Kita Rajut Ikan Paus
dengan Benang Merah Muda
Sambil menyanyi penuh mesra
"Menanam Jagung di Kebun Kita "

Hai ambilkan jarum dong...
Oke..oke...dang ding dong....

Waktu Berjalan Tak terasa
Seperti memang seharusnya

Yes Oh Yes..
Selesai juga akhirnya

Kau ambil ember
.....untuk Paus Berenang

Hoiii...dia melompat...
ke kolam

Astaga Paus itu membesar
Membesar ..
membesar........
membesar............
.......memenuhi ...
Samudra


Hmm.. Baiklah… melihat dari judulnya, PUISIMU PUISIKU sepertinya puisi ini memang diciptakan khusus untuk seseorang yang khusus **hihii sok tau** dan inilah tafsiran untuk setiap bait nya :D

- Merayu?? Siapa bilang merayu itu mudah, seorang lelaki harus mempertaruhkan *kejantanannya* hahaa.. kita bisa lihat dari kalimat “ketika jempol kaki terantuk batu” sepertinya sang penulis ingin menampakkan bagaimana sulitnya memilih kata-kata yang pas untuk sang pujaan hati :D

- Merayu!! Ada dua hal yang mungkin akan didapat kan.. seperti pada bait kedua.. opsi pertama sang perayu akan berdenyut hatinya (mungkin karena rayuan nya tak mempan) dan opsi kedua kita bisa liat di bait ke tiga, hatinya terajut bagai benang-benang yang awalnya kusut menjadi sebuah rajutan indah. Sepertinya begitu hehee… Rajutan menurut chika adalah hasil baik yang dicapai sang perayu

- Wow.. sudah tau merayu susah, si Perayu malah mau merayu ikan paus, kalau tak hati-hati mungkin Paus akan memakannya^^ tapi ternyata sang perayu sangat hebat,, dia merayu dengan penuh cinta (diibaratkan dengan benang merah muda) dan tentunya dengan kata-kata indah serta nyanyian-nyanyian penggoda hahahaa :p mengiming-imingkan sang Paus (yang mungkin adalah Sang Putri) dengan kebun cinta nan indah yang akan mereka rawat berdua selamanya :'>

- Untuk menaklukkan hati sang Putri ternyata tak mudah^^ ibarat merajut, dia butuhkan jarum, untuk merayu dia harus siapkan amunisi biar tidak mati di tengah laut hahaa

- Dan akhirnya berhasillah usaha Sang Pangeran untuk merayu Sang Putri… Lihatlah Sang Putri (diibaratkan sang paus) dia melompat-lompat kegirangan. Ibarat seorang wanita yang mukanya memerah lalu menari-nari di taman saat hujan deras (seperti filem india aja yah hiii) hatinya berbunga… uppss!! Ternyata dia terlalu kegirangan!! Sehingga sang Pangeran pun tak menyangka hasil rayuannya akan berdampak sehebat itu :D

baiklah.. ^^ itu dia tafsirannya
smoga yang membaca mengerti apa maksud chika wkekee^^
dan semoga gx puyeng ngebacanya
dan buku yang chika pilih adalah..................Hair-quake karya Mariskova 
lihat dari sampulnya sepertinya lucu^^ semoga chika beruntung amin....

20 comments:

  1. Ok.., Semangat..!!!

    Moga menang....,

    ReplyDelete
  2. keren
    moga menang
    saya juga suka puisi :)

    ReplyDelete
  3. Wah...tafsir puisinya lengkap bener, untung bukunya pilihannya ga sama dgn pilihannya Bang Pendi....hehe. Smoga menang ya Non...

    Salam hangat & sehat selalu...

    ReplyDelete
  4. chika ini merendah sekali ya, padahal setiap kali say aberkunjung disini puisi chika bagus-bagus... aku cuma menikmati saja

    penafsirannya membuat aku jadi paham, siapa yang ngira jempol kaki terantuk batu ditafsirkan seperti itu, atau ikan pausnya itu... betul-betul pemaknaan yang bagus...

    semoga menang ya Chika....

    salam hangat dari choirul huda

    ReplyDelete
  5. wah moga menang yaaa... :iloveindonesia:

    ReplyDelete
  6. hehehe..makasih Chika..moga menang ya...kebetulan pesertanya sedikit nih. wah, aku disangka ikan paus ckk..ck.imut gini kok. hahaha

    ReplyDelete
  7. wwwwwwwaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhh chika ikutan yah...
    aku lagi ndak ada ide tentang tafsirnya >.< moga menang yaaaaaaaaah ^^

    ReplyDelete
  8. wah happy ending, lucu bacanya :D

    ReplyDelete
  9. Wih. Di tafsir :D
    Good luck ya :)

    ReplyDelete
  10. Okelah kalo begitu, tafsirannya mantep bgt...
    smoga menang ya...
    oya met tahun baru...!!!

    ReplyDelete
  11. puisimu,puisiku,puisi kita :D
    met malam kawan,met akhir tahun :P

    ReplyDelete
  12. hehe..keren tafsirannya...:)
    moga sukses ya chik...:)

    ReplyDelete
  13. umm..perlu pemikian panjang nihhh utk mengartikannya

    ReplyDelete
  14. ahahahahah
    lumayan tafsirannya Chik
    smoga beruntung wuyy

    ReplyDelete
  15. hihiii
    semuanyaaa
    doaiiiin yaaa
    semoga chika dapet bukunya hihii^^
    cia yo

    ReplyDelete
  16. @okeh mba dah dilihat :kiss:
    makash yahhh :thanx:

    ReplyDelete

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)