Ku Harap Pelangi itu Dirimu

11:07:00 AM

Dalam keheningan

Di antara sepoi angin Masjid Al-Farabi, kubiarkan diriku duduk bersandar pada satu tiang penyangga. Mengedarkan pandangan pada hampa, tiada siapapun disini. Hanya aku dan pikiranku yang memenuhi ruangan. Ada sesal menyesak entah dimana, yang kutahu aku serasa sakit dan ingin tumpah.

Tiba-tiba Perasaanku menjadi biru membaca apa yang kau tulis, entah untuk siapa.
Bolehkah aku merasa itu untukku? Ah sudah terlambat, karena aku telah menyerah jauh sebelum rindu tersampaikan.  Aku memang pengecut, bukan karena aku tak sanggup namun karena aku terlalu takut untuk jatuh lagi. Walau aku tahu aku begitu mencintai hujan dengan segala kerinduan yang dibawanya, aku selalu takut petir yang mengiringi penantian ku. Bahkan saat kau menawarkan pelangi indah diakhirnya.

Kau tahu aku takut, takut sekali. takut memulainya, takut menjalaninya, takut untuk akhirnya. tak ada yang bisa kulakukan di sela hujan selain berdo'a, dan sesekali mendo'akanmu untuk pencarian rindumu yang berujung pelangi.

aku mengakhiri sesuatu yang kuharapkan pertengahan tahun ini dengan menyakitkan, untuk diriku. Entah untuk dirimu. Mungkin ini sesuatu yang biasa bagimu, mungkin juga perasaan yang kau tampakkan hanya topeng belaka untuk pelampiasan kesepianmu.

Ah, aku semakin bingung dengan pilihan-pilhan yang sulit. Di saat yang sama beberapa pelangi datang menemui di setiap pagi. namun tak ada kau, ku katakan bukan kau yang menyuguhkan ku pelangi. kau hanya tersenyum dengan pesan yang tak kumengerti. Aku mengharapkan kau yang bicara, ku ingin kau yang datang dipagiku, menyuguhkan pelangi selepas hujan deras ini.

gambar dari sini

Pernah kukatakan, Berkompetisi itu adalah berjuang menjadi yang terbaik di mata Allah. dan aku akan berjuang, bukan untukmu :) tapi untuk yang terbaik bagimu, bagiku. Karena ku tahu aku dan kau adalah kepunyaan Allah. dan semua yang akan terjadi adalah apa yang diinginkan-Nya, terbaik menurut Nya.

Seperti hujan yang menawarkan rindu pada semua penanti. biarkan aku merindu dalam penantian. Berdo'a pelangi akan hadir di pagiku, membawa mu. membawa rindumu untukku.

Ya Allah ya Tuhanku…..Pasrahkanlah aku dengan takdir-Mu. Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan adalah yang terbaik buatku. Karena Engkau Maha Mengetahui segala yang terbaik buat hamba-Mu ini

You Might Also Like

43 komentar

  1. cinta diam-diam kah?
    atau terlalu jauh jika di katakan "cinta"?

    sesendu-sendunya hujan.. masih menyertai petir dalam kehadirannya...

    semangat ah... nikmati aja perasaan "nyess" itu selagi masih bisa.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. entahlah ini disebut cinta atau apa :)

      yang jelas ini perasaan yang hadir di sela2 hujan,

      dan menetap bahkan saat hujan tak ada lagi

      lebih pada kerelaan untuk yang akan terjadi nanti :)

      Delete
    2. berharap sambil berserah diri ...
      menanti sembari meniti...
      oh maiiii... pengen minum kopi...

      Delete
    3. yahhh sepertinya chika juga ingin secangkir kopi

      Delete
  2. hujan ...
    hujan selalu bisa saja menghadirkan aneka perasaan ...

    aku sendiri suka hujan, eeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. yahh, hujan selalu jadi inspirasi untuk saya ^^

      senang bisa menemukan pecinta hujan yang lain

      Delete
  3. wahhh ... Aida baru nemu blog ini dan Aida sangat senag sekali ....


    saat hujan dan pelangi .... aku benar2 serasa di bawa ke masa lampau saat membaca ini ... aku sungguh merasakan semuanya ... dan ini nyata ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe mkasih aida^^

      masa lampau? pernah merasakan hal yang sama seperti cerita inikah???
      waahhh

      Delete
  4. huaaaaaa
    emang g enak rasanya kalo suka sama orang tapi g bisa diungkapin ;((

    *bener g yang ku tangkap?
    hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm hampir mendekati :D

      sebenarnya lebih ke tak mau melanjutkan perasaan yang sudah tumbuh benih2 hehheeee

      Delete
  5. Hadeuh..., kenapa ga diungkapin ato ga ditumbuhkembangkan saja benihnya.? hehe...

    seorang sahabat Nabi berdiri disamping Rosulullah lalu seorang sahabat lain lewat. Orang yang berada disamping Rosulullah itu tiba-tiba berkata "Ya Rasulullah, aku mencintai Dia."

    "Apakah engkau telah memberitahukan kepadanya?“, tanya Nabi.

    "belum" jawab orang itu.

    Rosulullah berkata, "Nah, kabarkanlah kepadanya!“.

    Kemudian orang itu mengatakannya, "Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.“

    Dengan serta merta orang itu menjawab, 'Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya“. (HR. Abu dawud)

    ReplyDelete
  6. ternyata banyak blogger yang menjadikan hujan sebagai inspirasi mereka. Bahkan terhadap perasaan yang kita rasakan, kadang hujan bisa dijadikan perantara. Benar sekali dengan kalimat terakhir bahwa apa yang terjadi pada kita itulah sesungguhnya yang terbaik buat kita.

    Mungkin saat ini terasa getir, tapi suatu saat kita tahu bahwa pilihan Allah tidak pernah salah. Karena Allahlah yang paling mengerti kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yupp.. hujan sumber inspirasi ;)

      makasih pena kecil

      Delete
  7. kunjungan balik. ^^
    jangan takut. jadilah seperti hujan, tak pernah takut menghantam tanah. jadilah seperti pelangi, tak pernah takut untuk memudar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga...

      semoga benar2 bisa menjadi hujan dan pelangi seutuhnya

      Delete
  8. Bukan hanya mulut yang digunakan berkata
    Bukan hanya kaki yang digunakan berjalan
    Bukan hanya tangan yang digunakan menulis
    Dan bukan hanya yang lainnya..
    Bahkan, sebuah Do'a pun, dapat digunakan untuk merubah qodarNya
    :)

    Maka dari itu, berdo'alah padaNya, jangan putus asa ^^
    kalaupun akhirnya bukan dia yang akan menawarkan pelangi itu untukmu,
    mungkin Sang Maha Pemilik Cinta sedang berencana mendatangkan hujan baru yang justru membawakan pelangi yang jaaauh, lebih indah lagi~ ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya I believe it ;)

      Allah sudah menyiapkan pelangi stelah hujan deras ini

      dan itu adalah pelangi terindah

      Delete
  9. entah mengapa...puisi ini pas bgd dihati. takut akan perasaan "salah" yg kini dirasa...
    Doakan mimi bs mengatasi yaaa...;-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe sbnarnya bukan puisi sih mi :)

      iya chika doakan ^^

      Delete
  10. ya ampun.. pemilihan katanya keren banget..

    keep writing.. :)

    ReplyDelete
  11. Mantap sob. Kunjungan perdana nih. Salam kenal ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih yuyud sudah berkunjung ;) salam kenal juga

      Delete
  12. baru mampir aku sepertinya nih :) salam kenal dulu yah :) yoyoy pelangi itu aku ahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe salam kenal juga faizal... ^^

      oh ya kamu itu pelangi?

      Delete
  13. suka suka suka... aku juga mengagumi pelangi.
    ohya, mohon maaf lahir batin ya? semoga puasanya lancar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyah^^ banyak sekali pengagum hujan dan pelangi

      mohon maaf lahir batin juga ocha

      Delete
  14. Q masih menunggu pelangi itu....

    ReplyDelete
  15. pelangi2 alangkah indah mu...hoho

    kunjungan balik ne..:D

    ReplyDelete
  16. kerjalah mimpi dahulu baru kejar cintamu,itu kata Steve Jobs

    ReplyDelete
  17. mbaak chika, mbaak chika ^^ semoga pelangi datang menyampaikan kerinduan kekasih Allah.

    ReplyDelete
  18. "Pernah kukatakan, Berkompetisi itu adalah berjuang menjadi yang terbaik di mata Allah. dan aku akan berjuang, bukan untukmu :) tapi untuk yang terbaik bagimu, bagiku. "

    Love it...

    kayaknya sudah senior dalam hal menanti nih mbak, pantesan aja jadi penanti hujan :))
    hha

    *followed ya, suka dengan tempat ini*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaa, emang sering menanti :D

      makasih ucank^^

      Delete
  19. Bagus banget, semoga aku mampu untuk menulis seperti tulisan ini, pembaca mampu merasa seakan-akan berada dalam situasi tersebut. Indah sekali tutur kata dan bahasanya, beberapa jempol saya pinjam dan Subhanallah luar biasa ciptaan-Nya.

    Salam kenal.

    ReplyDelete

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)

Instagram

IBX583D9E221356E

Like us on Facebook

Flickr Images