Follow Us @riafasha

Tuesday, November 27, 2012

Eksplorasi Sumatra Coffee Paradise dengan Daihatsu Terios 7 Wonders

Indonesia Surga Para Sahabat Petualang
 
Penulis di Sekitar Danau Maninjau, Sumatera Barat


Indonesia Surga Para Sahabat Petualang. Tak salah jika gelar ini kita hadiahkan untuk Negara Indonesia yang keindahan dan kekayaan alamnya tak perlu diragukan lagi. Sejak dulu, bangsa-bangsa di seluruh penjuru dunia telah mendengar dan membuktikan sendiri betapa Indonesia menawarkan pemandangan alam serta kekayaan rempahnya yang eksotik dan membuat para petualang di seluruh dunia mulai bangsa dari Cina, Timur Tengah, Arab hingga Eropa melakukan penjelajahan ke negeri ini.

Setelah ratusan abad, lewat catatan dan jurnal sejarah yang pernah dituliskan para penjelajah. Indonesia telah membuka mata dunia dan berdecak kagum akan keelokan dan eksotisme tanah air ini. Keragaman budaya dan perbedaannya membuat warna berbeda dari bangsa lain di dunia.

Tidak mau kalah, penjelajah/ petualang dari negeri sendiri pun mulai berduyun-duyun untuk menapaki jejak keindahan alam yang tiada tara. Hal ini bisa dilakukan dengan menikmati wisata pegunungan, danau, sungai, laut hingga menyusuri perkampungan-perkampungan yang kaya akan rempah-rempah dan kuliner tradisonalnya.

dari koleksi foto penulis, Lokasi: Bukut Tinggi

Sumatera, Coffee Paradise
 
gambar dari google.co.id

Sumatera, salah satu pulau di Indonesia yang merupakan Pulau ke-6 terbesar didunia. Pulau yang terbentang dari Sabang hingga Marauke ini menawarkan perjalanan yang menarik lagi menyenangkan. Kita akan merasakan keinginan untuk kembali lagi jika kita telah menikmati nikmatnya berpetualang di pulau ini.

Pulau Sumatera yang sering disebut-sebut orang sebagai Tanah Melayu merupakan pulau yang kaya dengan hasil bumi. Diantaranya adalah kopi. Kopi Indonesia ternyata merupakan salah satu kopi terbaik di dunia. Tak hanya itu, Indonesia juga merupakan produsen kopi ketiga terbesar di dunia. Dan Sumatera sering disebut-sebut sebagai coffee paradise, surganya kopi. Jika para pecinta kopi berkeliling Pulau Sumatra maka akan banyak berkenalan dengan produk kopi hasil olahan pabrik atau Industri Rumahan yang beredar di tiap daerah kunjungan. Petualangan tersebut akan membawa kita pada sebuah pengalaman unik nan mempesona. Berbicara mengenai Kopi Sumatera maka akan membawa kita mengarah pada pembahasan tentang “Kopi terbaik Indonesia”, itu karena memang sebagian besar kopi terbaik di Indonesia diambil dari berbagai daerah di Sumatera selain dari Sulawesi dan daerah lainnya di Indonesia. Karakter atau rasa yang umum dari kopi Sumatera salah satunya adalah aromanya yang earthy atau seperti bau tanah tersiram air hujan dan saat diseruput terasa aroma herbalnya.

Salah satu cara untuk menikmati petualangan di Pulau Sumatera adalah dengan mengendarai mobil. Mengendarai mobil saat ini masih dianggap sebagai sarana yang tepat untuk mengelilingi Pulau Sumatera. Selain dapat menikmati setiap keindahan perjalanan, mobil juga aman dan terlindung dari panas dan hujan serta tidak perlu takut untuk membawa barang yang agak banyak dibandingkan harus berkendara dengan sepeda motor.

Namun, yang perlu dicermati adalah pemilihan mobil sebagai sahabat petualang yang tepat agar perjalanan kita terasa aman dan menyenangkan apalagi dengan kontur pulau sumatera yang berkelok-kelok, penuh tanjakan terjal, belum lagi banyak lobang di jalan-jalan yang tak tersentuh perbaikan oleh Pemerintah. Itu berarti mobil harus mempunyai tenaga yang besar untuk melewati medan berat dan nyaman dikendari pada medan on road (jalan raya).

Daihatsu Terios 7 Wonders

gambar dari sini

Sahabat Petualang, ternyata Daihatsu Indonesia yang terus membangun dirinya menjadi merek global yang dicintai di seluruh dunia sebagai produsen mobil terbaik menyadari betapa Sumatera menyimpan keindahan alam yaitu aneka kopinya yang sangat tepat untuk dijelajahi sebagai coffee paradise

Mengusung tema petualangan Terios 7-Wonders, 3 unit Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT dan TX MT menjelajah alam Indonesia nan eksotis. Perjalanan ini adalah merupakan sebuah penggambaran brand Terios sebagai "Sahabat Petualang" sejati. Selama perjalanan, tim Terios 7-Wonders akan mengunjungi 7 spot kopi yang terkenal di Sumatera.

Yang Pasti disini banyak tenaga extra , buat tenaga mesin dan tenaga manusia , karena perjalanan ini di tempuh sangat jauh. Namun tidak perlu khawatir, karena Terios 7 wonders yang terdapat dalam Daihatsu Terios punya kelebihan dibandingkan mobil lainnya:
1. The Only 7-seater SUV
2. Easy Access Entertainment

3. Tough Style

4. City Cruiser High Ground Clearance

5. Easy Handling

6. Optimal Comfort

7. Excellent Strength



SUV dengan ground clearence yang tinggi memiliki kapasitas sanggup membawa 7 sahabat petualang menjelajahi alam dan kekayaan alam Sumatera sekaligus menghantarkan menuju imajinasi sahabat petualang. Dalam perjalanan SUV 7-Seater Terios, akan teruji ketangguhannya di medan yang menyuguhkan karakter jalan yang bervariasi. namun , kendala jalan dan medan yang berat , dapat di atasi dengan kenyamanan berkendaraan dapat diraih. Begitu pula dengan kenyamanan didalam kabin.Steering wheels with audio switch, menjadi salah satu fitur penunjang kenyamanan selama berkendara. ini tentu saja berkat ground clereance yang tinggi disertai dengan performa mesin 3SZ-VE DOHC VVT-I 1.495cc. Tentu saja Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT - MTakan melewatinya dengan berbagai rintangan. mulai jalan berliku hingga jalan yang tak rata pun di lewatinya.

Lalu bagaimana perjalanan sahabat petualang Terios 7 wonders menikmati Petualangan coffee Paradise di Pulau Sumatera? Bahkan penulis blog yang merupakan orang asli sumatera penasaran. Mari kita simak petualangannya.


gambar di ambil dari Daihatsu
Perjalanan 10 Sahabat Petualang dimulai pada tanggal 10 Oktober 2012 dengan disaksikan oleh jajaran management dan staf Astra Daihatsu Motor. Perjalanan yang tidak mudah sepanjang tidak kurang dari 3.300km, 10 Sahabat Petualang akan merangkum dan membuka mata dunia akan kekayaan alam Indonesia khususnya 7 wonders di pulau Sumatera. Sepanjang rentang perjalanan mulai dari lampung hingga Sabang, terdapat tujuh spot produsen kopi yang akan menjadi bagian dari eksplorasi kekayaan alam dan budaya Indonesia selama perjalanan. Selain itu Daihatsu perlu diberikan apresiasi yang luar biasa karena melalui petualangan ini juga menyisipkan misi sosial yaitu melakukan aktivitas CSR dengan meberikan bantuan kepada Posyandu binaan serta memberikan bantuan kepada UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) diwilayah Bengkulu dan Medan.

1. Kopi Liwa 
gambar dari sini
Awal perjalanan 10 Sahabat Petualang dimulai dengan menyebrangi Merak-Bakeuheni yaitu perbatasan pulau jawa dan sumatera. Tujuan tim adalah menuju Danau Ranau yang letaknya tak jauh dari kota Liwa. Berdasarkan perjalanan mereka, Perjalanan menuju Liwa yang merupakan wilayah pegunungan ditempuh melalui kawasan Bukit Kemuning, dengan ragam jalan yang didominasi oleh tikungan pendek disertai oleh tanjakan terjal. Kondisi jalan inilah yang menuntut tim untuk pandai-pandai melakukan perpindahan transmisi. Beberapa kali shifter matik Terios AT berpindah dari D-3 ke 2. Sementara untuk yang manual dari 4 ke 3.

Akhirnya  Kopi Liwa merupakan kopi Indonesia yang pertama kali dikecap oleh tim selama perjalanan Sumatera Coffee Paradise. Kopi hangat yang bisa menyegarkan dan mengembalikan semangat sahabat petualang untuk kembali melanjutkan perjalanan sembari menikmati panorama Danau Ranau yang merupakan danau terbesar kedua di Sumatera. Tak lupa setelah itu 10 Sahabat Petualang mengunjungi produsen kopi. Harga kopi luwak ditaksir 400 ribuan hingga jutaan per kilo. Wow! harga yang fantastik, namun pantas untuk cita rasa kopi yang nikmat juga pengolahannya yang tidak sembarangan dengan. Kopi yang difermentasi dan keluar melalui kotoran Musang Bulan dan Musang Pandan memiliki penggemar sendiri hingga  ke manca negara. 


2. Kopi Lahat
gambar dari sini
Perjalanan 10 Sahabat petualang berlanjut menuju Kabupaten Lahat. Sebuah kejutan bagi tim karena mereka disambut oleh Bupati Lahat H Saifudin Aswari Riva'i SE. Sambil menikmati aroma kopi khas Lahat Bupati Lahat menyampaikan rasa persahabatan dan terimakasihnya karena Kabupaten Lahat dikunjungi sebagai salah satu 7 wonders of coffee paradise. Beliau juga berharap, kunjungan ini bisa menggairahkan semangat petani kopi untuk terus meningkatkan kualitas sehingga bisa mendunia.


3. Kopi Pagar Alam 
Perjalanan selanjutnya adalah menuju kota pagar alam. Perjalanan ke kota ini agak sedikit bergelombang. Sekitar 20 menit keluar dari kota Lahat jalanan mulai berkelok-kelok. Memasuki perbatasan kota Pagaralam, kelokan jalanannya disertai dengan tanjakan terjal.

Untuk mengatasi handycap ini, shifter matik Terios pun berpindah-pindah. Ketika tanjakan lumayan terjal agar akselerasi tetap terjaga posisi shifter bergeser ke L. Begitu sudah agak landai bergeser lagi ke 2 , D-3 dan juga D. Walaupun penuh dengan penumpang dan barang bawaan, ternyata ketiga terios yang terdiri dari 2 tipe matik dan 1 manual berhasil mengatasi tantangan jalanan ini. Asyik! Tim 7 wonders memang hebat!

Penulis di Gunung Dempo, Pagar Alam
Sahabat Petualang tau tidak kalau Pagar alam begitu terkenal dengan gunung dempo dan aroma kopinya. Penulis blog sendiri pernah merasakan eksotisme berpetualang disana. Udara yang dingin di kaki gunung dempo sangat nikmat ditemani secangkir kopi dan juga pempek khas pagar alam.

Ternyata Tim 7 wonders menyambangi lokasi di Pusat Kota Pagaralam untuk menyaksikan sendiri seperti apa pengolahan kopi di Pagaralam. 
 Ternyata sistem pengolahannya mirip dengan sentra kopi di Liwa dan Lahat nyaris sama saja. Perbedaannya adalah cara me-roaster biji kopi. Walaupun di Pagaralam – drum untuk me-roaster biji kopi sama dengan yang di Lahat tetapi untuk memutarnya sudah menggunakan mesin. Sementara untuk proses penggilingannya sama yaitu memakai 2 mesin.

gambar dari sini
Selain itu, tim 7 wonders juga menikmati makan siang dipinggir sungai. Daihatsu Terios dibawa menyebrangi sungai kecil. Tim tak sabar melihat menu santap siang ikan, bihun goreng dan sambal goreng ati langsung diserbu. Suasana makan siang di pinggir sungai berbatu yang airnya jernih sungguh terasa berbeda. Ditambah menikmati kopi panas khas Pagar Alam.





4. Kopi Empat Lawang
7 wonders selanjutnya adalah menyambangi Kabupaten Empat Lawang yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Lahat. Kabupaten Empat Lawang yang memiliki icon biji kopi ini sangat terkenal dengan kopi nya. Menurut tim "Jalanan ketika keluar dari kota Pagaralam menuju Tebing Tinggi via desa Jarai – Pendopo sebenarnya cukup baik. Hanya saja tidak begitu lebar dan rutenya berkelok-kelok. Butuh kehati-hatian agar tak terjadi kecelakaan. Kondisi jalanan sendiri relatif sepi dengan pemandangan hutan di kanan dan kirinya. Karena kecepatan yang bisa diraih tak bisa terlalu kencang, maka waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan jarak tempuh kurang lebih 121,6 km sekitar 3 jam."

Tim akhirnya bertemu dengan salah satu pemilik pengolahan kopi. Disana tim mendapatkan informasi bahwa Kopi Empat Lawang ini memiliki ciri khas yaitu merupakan hasil percampuran Arabica dan Robusta. Wujud aslinya Robusta tapi aromanya Arabica. Wow, perpaduan yang menarik. 

Pengelolaan kopi dikabupaten empat lawang pun dilakukan semaksimal mungkin oleh pemerintah. Selain itu Tim Penggerak PKK salah satunya adalah membina perajin souvenir khas Empat Lawang dengan memakai bahan dari kayu kopi hasil peremajaan.

5. Kopi Curup-Kepahyang Bumi Raflesia
gambar dari sini
Wahhh! Kali ini Tim 7 Wonders tiba di kota dimana penulis blog tinggal nih! Bangga sekali karena Bengkulu dijadikan salah satu tempat kunjungan Daihatsu Terios. Ditambah lagi dengan melewati curup yang merupakan kota penulis blog bekerja ^_^

Tim bergerak menuju ke Curup – salah satu sentra penghasil kopi di daerah Bengkulu melalui Kepahiang. Jalanan berkelok-kelok naik dan turun membuat kami seolah sedang menari bersama Terios. Yap betul banget, saya saja sering mabuk jika melewati perjalanan Curup-Bengkulu :D 
Jalanannya relatif sepi namun sempit. Pemandangan alamnya sungguh menyejukkan mata. Masih asri ^_^

Mesin berkapasitas 1.500 cc yang membekali Terios ternyata masih cukup andal. Pun demikian dengan suspensinya. Beberapa kali Terios kejeblos di lubang jalan, namun tak ada masalah berarti. Akselerasi di tanjakan maupun ketika menyalip kendaraan di depannya baik yang memakai girboks matik maupun manual tetap terasa bertenaga.
Tetapi lagi-lagi, pemakai Terios harus jangan segan memindahkan tuas dari D ke D-3 maupun 2. Bahkan di tanjakan yang terjal agar tak ngempos tenaganya perlu dipindah lagi ke posisi L. Tanjakan dan kelok-kelokan ini ternyata terus mewarnai sepanjang jalan sebelum tim 7Wonders memasuki kota Bengkulu.

Tiba di Kota Bengkulu Tim 7 Wonders mengunjungi acara CSR berupa penyerahan bantuan untuk Posyandu dan juga UKM. Tim juga tak lupa menyambangi wisata kota Bengkulu yang kaya akan sejarah diantaranya Rumah Bung Karno, Rumah Fatmawati, dan Pantai Panjang Bengkulu. wah sebenarnya masih banyak lagi, jika tim ingin berkunjung. Lain kali mampir ke Benteng Malborough, Tapak Paderi, Danau Dendam Tak Sudah dll. 

6. Kopi Mandailing (Mandheling) Natal.
gambar dari sini
Perjalanan dari Bengkulu menuju Padang melewati muko-muko benar-benar menguji stamina. Kali ini tim memilih melewati jalur pantai. 
Begitu sampai di Pasaman Lelo segera menyambut tim 7Wonders dan langsung mengajak untuk bergerak menuju Desa Sambang Banyak Jae Ulu Pungudika. Menurut sejarah kopi Arabica pertama kali masuk Indonesia pada 1699 oleh Belanda dan ditanam di daerah Mandheling Natal. Desa yang berada di lembah di antara dua bukit ini seperti desa yang hilang. Jika jalanan yang dilalui bukan aspal tapi jalan tanah pasti akan terasa sekali suasana jauh dari peradaban. Pohon kopi didesa ini diwarisi turun temurun yaitu kopi Arabica dan Kopi Robusta. Tim juga masuk ke desa paling dalam. Ground clearence Terios teruji dan tak mudah mentok. Sementara performa girboks matik dan juga mesin 1.500 vvti ok juga. Dipaksa main off-road ternyata oke banget. Kalau ada versi 4x4-nya pasti tetap laku.

7. Kopi Takengon - Kopi Gayo
Kota Takengon adalah persinggahan terakhir tim 7Wonders dalam mengeksplorasi 7 tempat penghasil kopi di Pulau Sumatera. Sepanjang perjalanan ini sudah ada 6 tempat yang kami kunjungi yaitu Liwa (Lampung), Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Curup –Kepahiang, Mandailing Natal dan sekarang giliran Takengon.

gambar dari sini
Kopi Gayo sendiri merupakan kopi jenis Arabica dengan citarasa yang khas. Hebatnya lagi kopi yang diproduksi Bambang sudah merambah ke Eropa Timur dan juga Amerika. Selain kopi Gayo Blendeed ada juga kopi dari Luwak liar yang sekarang mulai ramai digemari banyak orang.

Cara menikmati kopi luwak ternyata butuh trik khusus agar lebih nikmat. Air yang digunakan harus benar-benar mendidih. Dibutuhkan alat yang bernama ekspresso (berguna untuk menyaring kopi sekaligus menurunkan kadar keasamannya) sehingga kopi tak terasa tajam di perut ketika diminum.








Sahabat Petualang, Rangkaian perjalanan panjang tim Terios 7-Wonders sepanjang 3.657 km selama 15 hari berakhir di tugu “Nol” Kilometer" Aceh tepat pukul 12.48 WIB  pada tanggal 24 Oktober 2012. wow fantastik. Mereka membuktikan bahwa Sumatra Coffee Paradise adalah benar ^_^
Sebagai wujud syukur PT ADM dan juga tim Terios 7-Wonders menyerahkan 3 ekor sapi untuk dijadikan hewan kurban. ^_^

Congratulation. Selamat untuk petualangan yang luar biasa. Menikmati 7 wonders coffee paradise sekaligus membuka mata penulis blog ini juga seluruh masyarakat yang mengakui mencintai Indonesia, agar terus mengembangkan kekayaan alam Indonesia sehingga Indonesia lebih dikenal diseluruh dunia.



Dahsyat! satu kata yang tepat untuk 10 Sahabat Petualang juga Daihatsu Terios yang punya stamina yang sama-sama tangguh melewati perjalanan panjang selama 14 hari. Saya tunggu Petualangan Selanjutnya.
Daihatsu Terios, Mobil Sahabat Petualang :)


 




berbagi itu baik Spesifikasi Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT | Berbagi Itu Baik http://annasbawika.blogspot.com/2012/11/spesifikasi-daihatsu-terios-hi-grade.html#ixzz2DPV95HsQ
berbagi itu baik
Under Creative Commons License: Attribution
Yang Pasti dsini banyak tenaga extra , buat tenaga mesin dan tenaga manusia , karena perjalanan ini di tempuh sangat jauh. Dalam perjalanan SUV 7-Seater Terios, akan teruji ketangguhannya di medan yang menyuguhkan karakter jalan yang bervariasi. namun , kendala jalan dan medan yang berat , dapat di atasi dengan kenyamanan berkendaraan dapat diraih. Begitu pula dengan kenyamanan didalam kabin.Steering wheels with audio switch, menjadi salah satu fitur penunjang kenyamanan selama berkendara. ini tentu saja berkat ground clereance yang tinggi disertai dengan performa mesin 3SZ-VE DOHC VVT-I 1.495cc. Tentu saja Daihatsu Terios Hi-Grade Type TX AT akan melewatinya dengan berbagai rintangan. mulai jalan berliku hingga jalan yang tak rata pun di lewatinya . ini adalah sebuah kisah dimana tim Terios 7-Wonder Berada Di pulau sumatera.

16 comments:

  1. lengkap nih ulasannya, semoga menang ya.

    ReplyDelete
  2. Ini paling rajin dah, semoga menang mbak chika ahuahuahu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... amiin... semoga bermanfaat juga tulisannya :)

      Delete
  3. mendoakan yg terbaik buat mbak chika..
    btw, danaunya yg di foto paling atas cantik... modelnya jg gak kalah cantiknya.... *digeleng terios*

    ReplyDelete
    Replies
    1. aaminn. moga yang terbaik itu menang lomba ya :D

      wahhh iya donk danau dan modelnya saling menyatu :p

      Delete
  4. kok bisa ya suka naik gunung.. :D

    *seumur2 saya belum pernah naik gunung.. :P

    ReplyDelete
  5. seneng bgt berpetualang kemana2
    kopi kopi kopi, saya suka banget bau kopi
    salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya seneng banget ^_^

      saya juga suka
      salam kenal juga, terimakasih udah mampir

      Delete
  6. saya orang Sumatera mbak,
    saya juga penyuka kopi, tapi belum pernah seberuntung itu *bisa keliling sumatera minum kopi-kopinya :( "
    Semoga menang ya mbak:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh tinggal dimana Lisa?

      hihii kapan2 main ke bengkulu yuk :D

      Delete
  7. Wah, reviewnya lengkap, sampe pasang foto dokumentasi pribadi juga, keren. Kunjungi review saya juga ya

    ReplyDelete
  8. wah naik gunung, asyiiik :D

    ikutan GA yh? smoga menang. ku kira ini yg punya coqok hehe,

    ReplyDelete

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)