Follow Us @riafasha

Wednesday, January 8, 2014

#1Hari1Ayat - Hutang


"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" (QS: Al-Baqarah:282)"

***
Malam ini sedikit diskusi sama suami soal hutang dan riba. Hmm, saya membacakan terjemahan surat Al-Baqarah:282 ke suami. Jadi diingatkan soal hutang-hutang kami. Sama-sama mengingatkan dan mencatat apa-apa saja hutang yang belum kami lunasi. Termasuk hutang janji yang bukan berbentuk uang. Saya pun jadi teringat punya hutang dengan teman SMA. Semoga bisa segera menghubunginya dan membayar hutang. Perkara hutang yang sering dianggap sepela ternyata begitu panjang penjelasannya dalam Alquran. Karena hutang adalah janji yang harus kita bayar.
Yuk sama-sama mengingat hutang dan segera melunaskannya. Semoga Allah memudahkan kita :)

1 comment:

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)