Follow Us @soratemplates

Tuesday, May 8, 2018

Menulis untuk Kebaikan bersama Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi Bengkulu

 Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami)

Saya punya cita-cita besar terhadap Ubay, ingin dia menjadi anak yang soleh dan mencintai Al-Quran. Walau sadar diri kalau Uminya belum bisa menjadi tauladan yang baik dalam menghafal Quran, saya selalu berdoa semoga saya dan keluarga dimudahkan untuk mempelajari Al-Quran seperti anak-anak penghafal Al-Quran lainnya.

Ubay cukup memperlihatkan minatnya dalam menghafal Al-Quran, dengan gaya anak-anak yang seperti tak peduli sambil bermain ia kadang mengikuti hafalan yang saya bacakan. Sejak ia berhasil membaca Al-Fatihah sampai selesai, hati saya begitu berbunga-bunga, begini ya rasa bahagia mendapati anak kita bisa menghafal Al-Quran. Saya pun semakin bersemangat mendampingi Ubay. Bagi saya tak penting sudah berapa banyak yang ia hafal, di awal ini yang penting adalah menanamkan kecintaan/kebiasaan dalam menghafal Al-Quran. Sedikit demi sedikit semoga Allah mudahkan dan anugerahkan gelar penghafal Al-Quran. Aamiin..

Ubay juga pulalah yang membuat saya semakin bersemangat mengikuti Kelas Blogger 9 yang di adakan di Rumah Tahfidz Bakti Ilahi Jalan Belato No 56 Rt 006 Rw 02 kelurahan Berkas Teluk Segara Bengkulu pada tanggal 29 April 2018. Selain agenda bulanan Blogger bengkulu, kelas blogger kali ini spesial karena materinya adalah Tausyiah Blogger dan Penyerahan Donasi dari Blogger Bengkulu untuk anak-anak penghafal Quran. Saya pun membawa pasukan hehe.. Ubay dan Ghazy. Walaupun tidak leluasa mengambil foto karena harus sambil mengawasi anak-anak, materi yang disampaikan oleh Ustadz  Hilman dan Piter sangat mengena.

Menulis untuk Kebaikan 


Tausiyah Blogger di pandu oleh Kak Zepron dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh salah satu santri. Merinding saya mendengarnya. Pun takjub melihat anak-anak Rumah Tahfidz yang cerdas, soleh, lagi berkakhlak baik. Terlihat dari cara mereka menerima ilmu, semuanya tenang hingga akhir acara. Begitu ya kalau anak-anak yang dihatinya dipenuhi sama keberkahan Al-Quran. Adem bener liatnya. Malah Ubay yang bikin heboh di acara wkwk...

Materi pertama yang disampaikan oleh Ustadz Hilman Nugraha, S.Pd.I sebagai Kepala Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi adalah Tentang Menulis untuk Kebaikan Bersama (Ibadah). Beliau menyampaikan bahwa kita semua punya tanggung jawab yang sama dalam menyampaikan kebaikan. Jika ustadz/dai berdakwah dalam bentuk ceramah di masjid atau tempat pengajian, Blogger pun punya tanggung jawab dalam menyampaikan hal-hal yang baik lewat tulisan. Dengan menulis di media sosial ataupun blog, kita bisa menyampaikan ilmu kepada banyak orang dengan menghemat waktu dan tenaga. Setiap yang membaca tulisan kita dan tergerak untuk berubah/berbuat kebaikan maka insyaAllah akan dihitung sebagai amalan untuk kita.

Ustadz Hilman pun mengingatkan kepada blogger untuk menahan diri dalam menulis hal-hal yang tidak bermanfaat. Karena media sosial akan merekam jejak kita. Maka tulislah sesuatu yang baik, pikirkan sebelum ditulis. Apakah ada manfaatnya apa tidak?


Senada dengan Ustadz Hilman, Piter pun menyampaikan bahwa Ngeblog adalah salah satu cara Jalan menolong Agama Allah. Jika dahulu Rasulullah dan para sahabat berperang dan berdakwah untuk menyebarkan ajaran Islam. Kini dakwah bil media pun menjadi salah satu hal yang tepat di zaman yang semua serba canggih. Hampir semua orang sudah menggunakan gadget dan mengakses internet. Peran kita sebagai blogger adalah terus menulis hal-hal yang baik untuk menangkal hoax dan situs-situs negatif yang bertebaran di internet. Ini juga cara kita untuk melindungi generasi yang akan datang dari hal yang tidak diinginkan.

Berdonasi untuk Santri Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi

Setelah hati disirami oleh tausiyah, rasanya jadi adem dan tentram. Ada pemikiran baru yang terbesit, o iya ya blogger itu bukan hanya melulu tentang menulis lalu dapat uang. Kadang ya memang namanya kita manusia sering lalai dan lupa bahwa punya kewajiban untuk berbagi, menulis yang baik dan bermanfaat untuk banyak orang.

Btw, acara selanjutnya adalah penyerahan donasi dari Blogger Bengkulu yang diwakili oleh Ketua Bobe, Mbak Mildaini. Alhamdulillah terkumpul uang sebesar Rp. 850.000,- Donasi ini adalah bentuk dukungan teman-teman Blogger Bengkulu kepada santri Rumah Tahfidz. Semoga bermanfaat bagi mereka, dan juga semoga teman-teman yang turut berdonasi dimudahkan rezekinya dan berkah hidupnya. Aamiin..



Oya bagi teman-teman yang kemarin belum sempat berdonasi, bisa kok datang langsung ke Rumah Tahfidz Bakti Ilahi untuk menyerahkan bantuan. Atau bisa juga ditransfer ke rekening mereka. Selain itu ada juga celengan, nah celengan ini bisa kita bawa pulang dan diserahkan kembali sebulan kemudian untuk anak-anak Tahfidz Bakti Ilahi.

“Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjihad di jalan Allah maka sungguh dia juga telah ikut berjihad, dan barangsiapa yang membantu keluarga seorang yang berjihad di jalan Allah dengan suatu kebaikan maka dia juga telah ikut berjihad.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu’anhu]

Sekilas Tentang RTBI (Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi)


VISI
Mencetak hafidz Qur'an yang memiliki karakter Islami.

MISI

•    Membimbing dan membiasakan santri untuk membaca Al Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan apa yang di contohkan Rasulullah Salallohu ‘Alaihi Wasalam
•    Mampu memahami isi Al-Quran
•    Menanamkan Aqidah, Ahlaq, Moral dan Mental yang baik sesuai dengan AL-Quran dan sunah
•    Membiasakan santri untuk aktif berinteraksi ke masyarakat.

FYI, Para santri yang sedang menghafal setiap harinya selalu berinteraksi dengan Al-Quran minimal 2 juz, siang malam mereka selalu berinteraksi dengan AL Quran, dari mulai bangun tidur mereka di biasakan berinteraksi dengan Al Quran melalui sholat tahajud minimal 1/2 juz, lalu ba'da subuh para santri mulai menghafal Quran, muroja'ah/mengulang hafalan dan perbaikan bacaan hingga pukul 21.00 bahkan beberapa santri tetap menghafal sampai pukul 22.00.

Untuk info lebih lanjut mengenai RTBI tema-teman bisa cek di website juga media sosialnya

Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi
Website http://www.rtbi-bengkulu.com/
Instagram  https://www.instagram.com/rtbibengkulu
Fanspage https://www.facebook.com/RTBIBKL/
                       
Disclaimer : Tulisan ini dibuat dalam rangka menjawab tantangan #nulisserempak dari #BloggerBengkulu tentang Kelas Blogger 9 di Rumah Tahfidz Bakti Ilaahi

No comments:

Post a Comment

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)