Follow Us @soratemplates

Sunday, July 15, 2018

Waspadai Muntaber di Musim Pancaroba

Beberapa hari yang lalu adik saya datang berkunjung. Banyak cerita yang ia sampaikan termasuk musibah yang dialami oleh tetangga kami. Vio namanya, anak kecil yang belum genap satu tahun umurnya. Sudah beberapa kali ia bolak balik rumah sakit. awalnya ia terkena muntaber, lalu panas tinggi hingga step. Saya jadi merinding, takut jika hal itu dialami oleh keluarga saya.

Beberapa hari ini memang cuaca tidak menentu. Kadang panas kadang hujan, yang biasa kita sebut msim pancaroba atau peralihan musim. Muntaber  (penyakit berak dan muntah) memang sering muncul di saat seperti sekarang ini. Dan memang sangat rawan terjadi pada anak-anak yang fisiknya belum terlalu kuat layaknya orang dewasa.

Kita hendaknya berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan minuman serta menjaga kesehatan. Selain itu mencegah lebih baik dari pada mengobati. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit Muntaber:



1. Mengkonsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang dalam jumlah yang cukup.
2. Gunakan air bersih untuk minum dan masak. Untuk air minum saya tidak menggunakan air galon, tapi air sumur yang bersih saya masak :)
3. Mencuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar.
4. Membuang tinja, termasuk tinja bayi pada tempatnya.
5. Menjaga kebersihan kamar mandi keluarga.
6. Memperhatikan kebersihan rumah, terutama kamar mandi, WC dan dapur.
7. Membersihkan peralatan makan secara teratur
8. Cuci sayuran, buah, dan bahan makanan sebelum dimasak.
9. Memisahkan perangkat anggota keluarga yang terkena muntaber supaya tidak menular kepada yang lain.
10. Jika kita mempunyai bayi, maka berikan asi ekslusif sampai dengan 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun pertama kehidupan serta sebisa mungkin menghindari susu botol.

Jika Muntaber masih terjadi berikan pertolongan pertama dengan memberikan oralit. Lalu bawalah ke puskesmas atau dokter untuk ditangani lebih lanjut untuk menghindari kematian.

No comments:

Post a Comment

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)