Follow Us @soratemplates

Saturday, February 16, 2019

Sekulumit Nostalgia yang Membuat Kami Ingin Kembali ke Yogyakarta

8:47:00 PM 0 Comments
 “Kangen deh sama Yogya, suasana juga masyarakatnya.” Ucap suami saya saat kami sedang duduk menikmati pisang goreng hangat. Wajar aja sih Yogya punya tempat di hatinya. Saya aja yang cuma dua kali mampir ke yogya dalam waktu singkat pengen balik lagi kesana, apalagi dia yang sempat dua tahun jadi warga yogya saat kuliah di Amikom.

Saya jadi terkenang saat pertama kali ke Yogya untuk pelatihan SAR. Ternyata kami datang lebih cepat dari jadwal acara dan tertidur saat bus melewati titik kumpul di kantor Muhammadiyah Jalan KH.Dahlan. Saat itu suasana masih gelap, kami kebingungan hingga dibantu bapak pengayuh becak yang sangat ramah dan santun. Khas orang Yogyakarta. Alhamdulillah akhirnya bisa tiba di kantor Muhammadiyah, sayangnya sih karena wanita saya dan mba Inza nggak boleh nginap di sana. Lalu pimpinan hizbul wathan mencarikan hotel yang tidak jauh dari kantor.

Jalan-Jalan ke Malioboro

Ada hikmahnya datang lebih cepat. Saya bisa memanfaatkan waktu untuk mengitari Yogyakarta sebelum acara dimulai esok harinya. Saya dan mba inza di ajak jalan-jalan oleh Pimpinan Hizbul Wathan ke Malioboro. Katanya tidak ke Yogya kalau belum pernah mampir ke Malioboro.

Mailoboro. (sumber gambar: Traveloka)

Semua serba ada sih disana, kuliner, oleh-oleh dan yang paling rame menurut saya adalah Pasar Beringharjo. Saat masuk saya bingung, kok rame banget. Orang lalu-lalang dan penjual dengan ramah menawarkan produknya. Ada banyak Batik (celana panjang, t-shirt, gaun, gelang dan lain-lain), sandal, blangkon) dan akesoris khas Yogya lainnya yang bisa dibeli. Saya pun membeli sebuah dompet untuk kenang-kenangan.
Oya selain itu kita bisa menonton beberapa paket pertunjukan seni di kawasan Malioboro. Banyak lo musisi yang nongkrong dan menunjukkan bakat mereka. Tambah seru deh jalan-jalan di sana.

Baca juga : Berkunjung ke Festival Bumi Rafflesia

Mencicipi Makanan Yogyakarta

Oya katanya lebih asyik berjalan-jalan Malioboro di malam hari. Malioboro adalah salah satu jalan terbaik untuk mencicipi makanan lokal yang murah. Ada banyak penjual Angkringan / Sego Kucing di sekitar jalan. Sego Kucing diterjemahkan sebagai beras kucing, terdiri dari sebagian kecil dari nasi dengan topping, biasanya saus pedas (sambal), ikan kering, dan tempe, dibungkus daun pisang. Harganya murah banget.

Ada juga pilihan menu lainnya seperti gudeg. Makanan ini unik sekali, terbuat dari nangka mentah muda direbus selama beberapa jam dengan gula aren, dan santan. Biasanya disajikan dengan nasi kukus dan ayam santan (opor ayam) atau telur pindang (telur rebus) dan dengan tahu atau tempe ditambah sambal goreng krecek. Ini enak sekali!

Gudeg (sumber gambar : goodindonesianfood.com)

Saya sempat berpikir, pasti asyik ya tinggal disini, makanan nya murah-murah. Namun, karena baru mencoba makanan yang semuanya cenderung manis saya harus menyiapkan sambal sendiri agar cocok di lidah saya yang terbiasa dengan masakan pedas hehee..

Mampir juga ke 5 Roti Tradisional dari Berbagai Penjuru Dunia

Pelatihan di Gunung Merapi

Tujuan utama saya datang adalah pelatihan di gunung merapi. Sebelumnya kami menginap di mess muhamamdiyah Kali Urang untuk mendapatkan materi dasar tentang SAR. Setelahnya izin selesai, barulah pendakian di mulai. Gunung Merapi memiliki pesonanya yang luar biasa. Hijau dan subur, teduh dan angin yang begitu sejuk.
Selama 3 hari saya dan kawan-kawan berpetualang di sana hingga ke puncak. Luar biasa capeknya namun tetap bahagia karena bisa menjalani pelatihan hingga akhir.

Oya setelahnya kami diajak untuk melihat peninggalan dari lahar merapi. Banyak juga wisatawan yang berkunjung. Bagi yang enggan bersusah-susah mendaki gunung Merapi, kegiatan naik jeep atau lava tour bisa menjadi alternatif untuk menyapa Merapi ketika bertandang ke Jogjakarta. Ada lava tour yang mengajak kita berkeliling daerah yang tertimpa lahar Merapi. Salah satu yang paling menarik adalah kunjungan ke Museum Sisa Hartaku.

Mampir ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Saat menikmati sore di Yogya di sekitaran keraton, ada iring-iringan lewat. Kata teman saya itu ada pihak Kraton mau masuk. Jalanan tiba-tiba jadi rame dan saya pun jadi penasaran mau ngintip. Tapi nggak bisa karena terhadang banyaknya orang.

Oya Keraton ini bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga tempat wisata budaya. Biasanya wisatawan berkunjung untuk melihat berbagai hal yang berbau adat dan bersifat tradisional di sana. Ada yang unik nih dari arsitektur Keraton! seluruh pintu di keraton memiliki warna hijau dengan hiasan lis kuning. Perpaduan warna ini menjadi ciri khas sendiri bagi keraton.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dibuka mulai pukul 09.00 pagi. Tarif tiketnya Rp7.000 untuk wisatawan lokal dan Rp12.500 khusus turis asing. Biaya tersebut berlaku hanya untuk melihat paket budaya dan adat di bagian depan keraton. Kalau ingin ke bagian keraton lainnya, wisatawan harus membeli tiket lagi.

Keraton (sumber gambar : kratonjogja.id)

Walau belum masih banyak yang di kunjungi di Yogyakarta saya harus pulang saat itu dan ingin kembali di lain waktu. Selalu bilang sama suami kalo punya rejeki ingin ajak anak-anak sekalian kesana untuk nikmati liburan. Ada banyak destinasi yang menarik dan sangat disayangkan untuk dilewatkan.

Sekarang mau merencanakan liburan ke Yogyakarta lebih mudah. Kita bisa memilih tiket pesawat dan hotel yang sesuai dengan budget dan kebutuhan. Jika tidak ingin repot memesan secara terpisah, bisa manfaatkan paket wisata Yogyakarta yang bisa kalian di cek disini https://www.traveloka.com/packages/indonesia/city/yogyakarta-jogja-107442 . Selain jadi lebih mudah, paket wisata ini juga ternyata lebih hemat dibandingkan harus memesan secara terpisah. Liburan ke Yogyakarta pasti jadi lebih menyenangkan.

Tuesday, February 5, 2019

Ini Dia Tips Menjaga Anak Tetap Sehat dan Aktif!

9:10:00 AM 15 Comments

Anak saya, Ubay dan Ghazy doyan sekali main di luar rumah. Tanah, pasir, daun, kayu, air adalah media permainan favorit mereka. Mainan yang saya belikan hanya dimainkan sebentar lalu dibiarkan begitu saja di lantai. Ya, alam memang selalu memesona naluri anak-anak. Bukan hanya membuat mereka senang, tapi dengan bermain di luar rumah banyak ide kreatif yang timbul dan tubuh mereka semakin kuat dan gesit.

Ada tetangga yang berseloroh kenapa anak-anak saya dibiarkan saja kotor-kotoran, pasti akan repot mencuci bajunya. Saya tersenyum dan mencoba menjelaskan kalo saya tidak apa-apa. Saya senang anak-anak aktif, soal baju kotor bukan hal menakutkan dibandingkan saya harus melihat mereka duduk diam bermain gadget seharian.

Memang pilihan sih saat berusaha memisahkan gadget dari Abang Ubay, iya harus aktif bermain dan belajar. Doa saya juga saat adek Ghazy sakit, saya nggak tega lihat anak sakit terbaring. Biar saya capek nemani mereka main, yang penting anak-anak tumbuh sehat, aktif dan ceria.


Awalnya saya memang sering ngeluh kenapa anak-anak nggak bisa diam. Namun orang tua juga teman banyak yang mengingatkan. Anak aktif adalah hal yang harus disyukuri karena ternyata banyak manfaat lo jika si kecil jadi anak yang aktif:

  1. Anak tumbuh cerdas. Anak aktif akan sering bergerak, gerakan yang dibuat ini akan berdampak pada perkembangan otak anak. Gerakan aktif dapat membantu mereka untuk mengontrol tubuh dan postur tubuhnya yang baik. Selain itu bisa mengasah motorik kasar dan halus anak juga.
  2. Anak yang aktif akan cepat mengenal lebih banyak hal. Mereka akan menggunakan indera untuk menjelajahi dunia luar sehingga mudah menyelesaikan tugas yang kompleks dan mendukung pertumbuhan kognitif dan bahasa. 
  3. Anak jadi lebih bahagia. Harus diakui anak yang aktif sering melakukan aktifitas fisik seperti berlari, melompat dan olahraga yang memacu peningkatan serotonin dalam tubuh. Peningkatan ini akan membuat perasaan bahagia, nafsu makan dan berkurangnya depresi.
Ternyata banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan jika si kecil aktif. Jadi kita sebagai orang tua jangan terlalu khawatir. Malah sangat penting bagi orang tua untuk menjaga agar anak tetap sehat dan aktif. Lalu gimana sih caranya?

Tips Menjaga Anak Tetap Sehat dan Aktif

Tetapkan Waktu Menonoton TV dan Bermain Gadget

Menonton TV dan bermain gadget yang tak terkendali akan membuat anak dengan meudah mendapatkan informasi negetif yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak. Dulu si sulung Ubay hampir kecanduan gadget. Iya jadi pendiam dan nggak suka main di luar, emosinya nggak stabil dan susah berkomunikasi. Sejak tau hal itu karena pengaruh gadget saya berusaha mengontrol waktunya dengan gadget dan TV. Sekarang di umurnya yang 4 tahu Alhamdulillah udah jarang banget nanyain handphone saya. Kalaupun sesekali saya hanya membolehkannya menonton sekitar 2-3 video pendek atau sekitar 15 menit saja. Selebihnya saya menyuruhnya bermain. Kepribadiannya jauh lebih baik setelah pisah dari gadget, lebih aktif dan kreatif. Tubuhnya juga tampak lebih kuat dan semakin mudah bersosialisasi dengan orang lain.

Bermain dengan si Kecil


Bermain dengan orangtuanya adalah salah satu hal paling menyenangkan bagi si kecil. Saya pernah membandingkan ekspresi anak saat bermain dengan gadget, mainan, dan bermain dengan saya. Mereka sangat senang bahkan tertawa terbahak-bahak jika bermain dengan orang tuanya. Dengan sering bermain dengan anak akan membuat mereka tetap aktif dan sehat.

Bersosialisasi dengan Teman

Bermain dengan teman juga bisa dilakukan anak untuk menjaga mereka tetap aktif. Selain itu, komunikasi dengan teman sepaya membantu anak-anak untuk belajar bersosialisasi. Sejak suka main dengan teman, Ubay jadi banyak belajar tentang mengalah dan berbagi.


Ayo Berkebun, Benternak dan Bantu Ummi

Kegiatan seru lain yang bisa dilakukan agar anak tetap aktif adalah dengan mengajarkan mereka berkebun dan memilihara hewan.  Kebetulan saya juga lagi senang menanam benih, Ubay dan Ghazy saya minta untuk menaruh tanah di pot, mencabuti rumput liar dan juga menyiram tanaman. Setiap pagi dan sore anak-anak pun diajak untuk memberi makan ayam-ayam piliharaan mereka yang sudah lunayan banyak. Wah luar biasa senangnya mereka.


Anak-anak juga bisa diajarkan untuk membantu pekerjaan rumah tangga yang ringan seperti membereskan mainan, memungut sampah di halaman ataupun menyapu rumah.  Oya dengan dilibatkan dalam pekerjaan rumah tangga, anak-anak merasa lebih dihargai loh sebagai anggota keluarga.

Bermain dan Berolahraga di Luar


Hampir semua anak menyukai permainan di luar ruangan. Bermain bola, bermain busa sabun, petak umpet adalah hal-hal yang sangat merek sukai. Semua aktifitas bermain di luar akan membuat tubuh anak bergerak lebih aktif.
Anak-anak saya juga begitu. Selalu nagih main di luar. Jika abahnya sedang libur mereka suka diajak ke taman bermain ataupun berenang. Keduanya suka sekali berenang.


 Dengan mengajarkan aktifitas olahraga diharapkan kedepan mereka akan rutin berolahraga hingga dewasa nanti. Olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh juga menghindari kejenuhan dan stress loh.

Istirahat yang Cukup dan Nutrisi Tubuh

Nah selain menstimulasi anak agar tumbuh sehat dan aktif, tak kalah penting adalah istirahat yang cukup serta kecukupan nutrisi yang berasal dari makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Anak-anak perlu asupan gizi seimbang serti karbohidrat, protein, vitamin, mineral, kalsium serta zat baik lainnya.

Untuk anak-anak yang aktif bergerak biasanya memerlukan asupan gizi yang tepat terutama kalsium dan vitamin D untuk kesehatan tulang. Selain itu kalsium juga berperan membentuk gigi yang kuat, pelepasan hormone dan ezim serta menjaga fungsi otot dan saraf. Tingkat kalsium tulang akan menurun seiiring bertambahnya usia. Itu sebabnya anak yang dapat kalisum cukup dan aktivitas fisik saat kecil dan remaja cenderung punya tulang kuat ketika dewasa.

Sebaliknya jika anak tidak mendapatkan cukup kalsium sejak dini akan berisiko mengalami masalah tulang dikemudian hari seperti osteoporosis. Begitupun dengan anak-anak dan bayi yang tidak mendapatkan cukup kalsium beresiko terkena rakhitis yaitu penyakit pelunakan tulang yang menyebabkan kelainan pada bentuk tulang seperti bugkuk, pertumbuhuhan tulang buruk dan otot sering nyeri dan lemah.


Asupan Kalsium Harian yang ideal untuk Anak

Penting banget sebagai orang tua kita mencegah terjadinya penyakit akan kekurangan kalisum. Berdasarkan angka kecukupan gizi yang dikeluarkan Kementrian Kesehatan RI tahun 2013 kebutuhan kalsium tergantung kelompok umur, jenis kelamin dan aktivitas yang dilakukan. Namun secara umum kebutuhan kalsium anak perhari sebesar;

  • Usia 0-6 bulan : 200 mg/hari
  • Usia 7-11 bulan : 250 mg/hari
  • Usia 1-3 tahun : 650 mg/hari
  • Usia 4 tahun ke atas 1000 mg/hari

Nah agar kecukupan kalsium anak terpenuhi bunda perlu tahu beberapa sumber kalsium terbaik untuk anak seperti susu murni, yogurt, keju dan makanan speerti sarden, ikan teri, telur, kacang almond, sayuran berdaun hijau, serta kacang kedelai dan olahannya.

Syukurlah Ubay dan Ghazy doyan banget minum susu sebagai sumber kalsium terbaik. Saya memang memilih susu yang cocok untuk kebutuhan nutrisi hariannya. Indomilk UHT Kids Full Cream adalah favorit mereka. Susu ini tinggi vitamin dan kalsium untuk mendukungnya jadi anak yang aktif. Rasanya pas banget karena tanpa tambahan gula dan garam. Jadi Ghazy mudah menyesuaikan dengan rasanya. Saya pun lega karena kandungan kalsium nya tinggi sebesar 30% dan vitamin D sebesar 25%.



Indomilk UHT Kids Full Cream ini pun praktis dibawa kemana-mana apalagi mau beraktivitas di luar ruangan. Kemasan nya yang praktis mudah digenggam, pas untuk sekali minum jadi lebih higienis dan kualitasnya terjaga. Yuk jaga anak tetap aktif karena #AktifituSehat


Nah dengan banyak kelebihan susu Indomilk UHT Kids Full Cream, kayaknya pas banget kalo bunda menjadikan susu ini jadi teman si kecil yang aktif. Oya yang mau ikutan blog competition review susu UHT ini ayo ikutan hingga tanggal 31 Januari (diperpanjang hingga 6 Februari) . Akan ada pemenang dan mingguan dengan hadiah yang wow loh. Syarat dan ketentuan bisa baca di website ini.