Follow Us @soratemplates

Tuesday, February 5, 2019

Ini Dia Tips Menjaga Anak Tetap Sehat dan Aktif!


Anak saya, Ubay dan Ghazy doyan sekali main di luar rumah. Tanah, pasir, daun, kayu, air adalah media permainan favorit mereka. Mainan yang saya belikan hanya dimainkan sebentar lalu dibiarkan begitu saja di lantai. Ya, alam memang selalu memesona naluri anak-anak. Bukan hanya membuat mereka senang, tapi dengan bermain di luar rumah banyak ide kreatif yang timbul dan tubuh mereka semakin kuat dan gesit.

Ada tetangga yang berseloroh kenapa anak-anak saya dibiarkan saja kotor-kotoran, pasti akan repot mencuci bajunya. Saya tersenyum dan mencoba menjelaskan kalo saya tidak apa-apa. Saya senang anak-anak aktif, soal baju kotor bukan hal menakutkan dibandingkan saya harus melihat mereka duduk diam bermain gadget seharian.

Memang pilihan sih saat berusaha memisahkan gadget dari Abang Ubay, iya harus aktif bermain dan belajar. Doa saya juga saat adek Ghazy sakit, saya nggak tega lihat anak sakit terbaring. Biar saya capek nemani mereka main, yang penting anak-anak tumbuh sehat, aktif dan ceria.


Awalnya saya memang sering ngeluh kenapa anak-anak nggak bisa diam. Namun orang tua juga teman banyak yang mengingatkan. Anak aktif adalah hal yang harus disyukuri karena ternyata banyak manfaat lo jika si kecil jadi anak yang aktif:

  1. Anak tumbuh cerdas. Anak aktif akan sering bergerak, gerakan yang dibuat ini akan berdampak pada perkembangan otak anak. Gerakan aktif dapat membantu mereka untuk mengontrol tubuh dan postur tubuhnya yang baik. Selain itu bisa mengasah motorik kasar dan halus anak juga.
  2. Anak yang aktif akan cepat mengenal lebih banyak hal. Mereka akan menggunakan indera untuk menjelajahi dunia luar sehingga mudah menyelesaikan tugas yang kompleks dan mendukung pertumbuhan kognitif dan bahasa. 
  3. Anak jadi lebih bahagia. Harus diakui anak yang aktif sering melakukan aktifitas fisik seperti berlari, melompat dan olahraga yang memacu peningkatan serotonin dalam tubuh. Peningkatan ini akan membuat perasaan bahagia, nafsu makan dan berkurangnya depresi.
Ternyata banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan jika si kecil aktif. Jadi kita sebagai orang tua jangan terlalu khawatir. Malah sangat penting bagi orang tua untuk menjaga agar anak tetap sehat dan aktif. Lalu gimana sih caranya?

Tips Menjaga Anak Tetap Sehat dan Aktif

Tetapkan Waktu Menonoton TV dan Bermain Gadget

Menonton TV dan bermain gadget yang tak terkendali akan membuat anak dengan meudah mendapatkan informasi negetif yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak. Dulu si sulung Ubay hampir kecanduan gadget. Iya jadi pendiam dan nggak suka main di luar, emosinya nggak stabil dan susah berkomunikasi. Sejak tau hal itu karena pengaruh gadget saya berusaha mengontrol waktunya dengan gadget dan TV. Sekarang di umurnya yang 4 tahu Alhamdulillah udah jarang banget nanyain handphone saya. Kalaupun sesekali saya hanya membolehkannya menonton sekitar 2-3 video pendek atau sekitar 15 menit saja. Selebihnya saya menyuruhnya bermain. Kepribadiannya jauh lebih baik setelah pisah dari gadget, lebih aktif dan kreatif. Tubuhnya juga tampak lebih kuat dan semakin mudah bersosialisasi dengan orang lain.

Bermain dengan si Kecil


Bermain dengan orangtuanya adalah salah satu hal paling menyenangkan bagi si kecil. Saya pernah membandingkan ekspresi anak saat bermain dengan gadget, mainan, dan bermain dengan saya. Mereka sangat senang bahkan tertawa terbahak-bahak jika bermain dengan orang tuanya. Dengan sering bermain dengan anak akan membuat mereka tetap aktif dan sehat.

Bersosialisasi dengan Teman

Bermain dengan teman juga bisa dilakukan anak untuk menjaga mereka tetap aktif. Selain itu, komunikasi dengan teman sepaya membantu anak-anak untuk belajar bersosialisasi. Sejak suka main dengan teman, Ubay jadi banyak belajar tentang mengalah dan berbagi.


Ayo Berkebun, Benternak dan Bantu Ummi

Kegiatan seru lain yang bisa dilakukan agar anak tetap aktif adalah dengan mengajarkan mereka berkebun dan memilihara hewan.  Kebetulan saya juga lagi senang menanam benih, Ubay dan Ghazy saya minta untuk menaruh tanah di pot, mencabuti rumput liar dan juga menyiram tanaman. Setiap pagi dan sore anak-anak pun diajak untuk memberi makan ayam-ayam piliharaan mereka yang sudah lunayan banyak. Wah luar biasa senangnya mereka.


Anak-anak juga bisa diajarkan untuk membantu pekerjaan rumah tangga yang ringan seperti membereskan mainan, memungut sampah di halaman ataupun menyapu rumah.  Oya dengan dilibatkan dalam pekerjaan rumah tangga, anak-anak merasa lebih dihargai loh sebagai anggota keluarga.

Bermain dan Berolahraga di Luar


Hampir semua anak menyukai permainan di luar ruangan. Bermain bola, bermain busa sabun, petak umpet adalah hal-hal yang sangat merek sukai. Semua aktifitas bermain di luar akan membuat tubuh anak bergerak lebih aktif.
Anak-anak saya juga begitu. Selalu nagih main di luar. Jika abahnya sedang libur mereka suka diajak ke taman bermain ataupun berenang. Keduanya suka sekali berenang.


 Dengan mengajarkan aktifitas olahraga diharapkan kedepan mereka akan rutin berolahraga hingga dewasa nanti. Olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh juga menghindari kejenuhan dan stress loh.

Istirahat yang Cukup dan Nutrisi Tubuh

Nah selain menstimulasi anak agar tumbuh sehat dan aktif, tak kalah penting adalah istirahat yang cukup serta kecukupan nutrisi yang berasal dari makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Anak-anak perlu asupan gizi seimbang serti karbohidrat, protein, vitamin, mineral, kalsium serta zat baik lainnya.

Untuk anak-anak yang aktif bergerak biasanya memerlukan asupan gizi yang tepat terutama kalsium dan vitamin D untuk kesehatan tulang. Selain itu kalsium juga berperan membentuk gigi yang kuat, pelepasan hormone dan ezim serta menjaga fungsi otot dan saraf. Tingkat kalsium tulang akan menurun seiiring bertambahnya usia. Itu sebabnya anak yang dapat kalisum cukup dan aktivitas fisik saat kecil dan remaja cenderung punya tulang kuat ketika dewasa.

Sebaliknya jika anak tidak mendapatkan cukup kalsium sejak dini akan berisiko mengalami masalah tulang dikemudian hari seperti osteoporosis. Begitupun dengan anak-anak dan bayi yang tidak mendapatkan cukup kalsium beresiko terkena rakhitis yaitu penyakit pelunakan tulang yang menyebabkan kelainan pada bentuk tulang seperti bugkuk, pertumbuhuhan tulang buruk dan otot sering nyeri dan lemah.


Asupan Kalsium Harian yang ideal untuk Anak

Penting banget sebagai orang tua kita mencegah terjadinya penyakit akan kekurangan kalisum. Berdasarkan angka kecukupan gizi yang dikeluarkan Kementrian Kesehatan RI tahun 2013 kebutuhan kalsium tergantung kelompok umur, jenis kelamin dan aktivitas yang dilakukan. Namun secara umum kebutuhan kalsium anak perhari sebesar;

  • Usia 0-6 bulan : 200 mg/hari
  • Usia 7-11 bulan : 250 mg/hari
  • Usia 1-3 tahun : 650 mg/hari
  • Usia 4 tahun ke atas 1000 mg/hari

Nah agar kecukupan kalsium anak terpenuhi bunda perlu tahu beberapa sumber kalsium terbaik untuk anak seperti susu murni, yogurt, keju dan makanan speerti sarden, ikan teri, telur, kacang almond, sayuran berdaun hijau, serta kacang kedelai dan olahannya.

Syukurlah Ubay dan Ghazy doyan banget minum susu sebagai sumber kalsium terbaik. Saya memang memilih susu yang cocok untuk kebutuhan nutrisi hariannya. Indomilk UHT Kids Full Cream adalah favorit mereka. Susu ini tinggi vitamin dan kalsium untuk mendukungnya jadi anak yang aktif. Rasanya pas banget karena tanpa tambahan gula dan garam. Jadi Ghazy mudah menyesuaikan dengan rasanya. Saya pun lega karena kandungan kalsium nya tinggi sebesar 30% dan vitamin D sebesar 25%.



Indomilk UHT Kids Full Cream ini pun praktis dibawa kemana-mana apalagi mau beraktivitas di luar ruangan. Kemasan nya yang praktis mudah digenggam, pas untuk sekali minum jadi lebih higienis dan kualitasnya terjaga. Yuk jaga anak tetap aktif karena #AktifituSehat


Nah dengan banyak kelebihan susu Indomilk UHT Kids Full Cream, kayaknya pas banget kalo bunda menjadikan susu ini jadi teman si kecil yang aktif. Oya yang mau ikutan blog competition review susu UHT ini ayo ikutan hingga tanggal 31 Januari (diperpanjang hingga 6 Februari) . Akan ada pemenang dan mingguan dengan hadiah yang wow loh. Syarat dan ketentuan bisa baca di website ini.


15 comments:

  1. Iya mbak, akupun tidak pernah melarang anak untuk main pasir di depan rumah. Ya kalo kotor nggak masalah kan bisa dicuci daripada dia diem aja di depan TV.

    ReplyDelete
  2. Aku lebih senang lihat anak2 keringetan, lari2an main di luar daripada duduk pegang gadget atau nonton tv. Dan kalau diperhatikan, mereka memang lebih ceria loh setelah main di luar meskipun capek. Beda kalau capeknya abis nonton di gadget, pasti rewel deh.

    ReplyDelete
  3. Justru bermain di luar juga penting buat anak-anak ya, kalua kotor kan bisa cuci tangan, mandi, atau ganti baju ya. Sehat selalu buat Ubay & Ghazy ya

    ReplyDelete
  4. anak kecil apalagi anak cowok, mana betah kalau di rumah aja ya, mba..
    anakku juga gitu...tiap hari main sepeda sampe kulitnya menggelap tapi biarlah yang penting dia bahagia... :)

    ReplyDelete
  5. Aku ngerasa rugi sendiri waktu kecil jarang minum susu, malah sekarang yang rajin minum susu. Hihi.. Btw, UHT Indomilk juga favoritku mba 😁

    ReplyDelete
  6. Anak aktif dan sehat memang harapan semua ibu ya, mba. Biarkan anak main sepuasnya untuk tumbuh kembang yang bagus. Karena anak hanya depan gadget doang memang kurang bagus.

    ReplyDelete
  7. Yap. Daripada anak main di rumah, diem eh ujung2nya main gadget kan. Zril ajah gak boleb liat YT. Seringnya saya ajak main di halaman. Jalan2...sepedaan...ketemu teman2 dan saudara... Sosialisasi diri gitu

    ReplyDelete
  8. wahh indomilk emang lezat rasanya...Semoga kebutuhan kalsium tercukupi ya.. ditambah dengan sumber kalsium dari makanan segar juga...

    ReplyDelete
  9. Senangnya punya anak yg sehat dan aktif ya. Tinggal didukung dengan gizi yg lengkap

    ReplyDelete
  10. Susu UHT Indomilk ini selain enak juga bisa diandalkan yah, hehe alhamdulillah jadi nutrisi anak masih tetap terpenuhi.

    ReplyDelete
  11. Hihihi.. lucu ya Ubay main ninja-ninjaan sama temannya. Memang lebih enak main di luar daripada di dalam rumah terus lho.

    ReplyDelete
  12. Anak2 yg aktif bermain itu sebenarnya tanda sehat lo. Kalau anak lemes males gerak itu malah kita harus curiga kan ya.

    ReplyDelete
  13. Yeeay~
    Anak-anak yang back to nature ini lebih terasah kepedualiannya terhadap alam dan sosial.
    Seneng banget lihat ekspresi bahagianya.

    ReplyDelete
  14. Makasih tipsnya, mba. Apalagi sekarang cuaca sangat tidak apik ya, anak-anak mudah sakit, harus lebih diperhatikan asupannya lagi

    ReplyDelete

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)