Follow Us @soratemplates

Monday, March 4, 2019

Pentingnya Bermain agar Anak Kreatif dan Bahagia

Bermain merupakan naluri seorang anak. Bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan dan menarik serta sangat disukai anak-anak. Melalui bermain mereka  bisa mengembangkan imajinasi, kreativitas, kemampuan dalam memecahkan masalah dan meningkatkan keterampilan sosial. Jadi jangan anggap remeh kegiatan bermain. Memang sepertinya kegiatan bermain dimata orang dewasa membuat lelah dan seringkali membuat kotor dan berantakan seisi rumah. Namun ternyata bermain punya banyak manfaat yang akan berpengaruh dengan kehidupan mereka di masa depan. ketika si kecil bermain rumah-rumahan atau menyusun balok-balok, mereka sedang membangun keterampilan hidup yang krusial. Manfaat lainnya adalah menyiapkan otak mereka untuk tantangan yang kelak akan dihadapinya.



Pakar psikologi Herbert Spencer mengatakan bahwa, anak perlu bermain karena mereka memiliki energi berlebih, yang mendorong mereka untuk melakukan aktivitas, sehingga mereka terbebas dari perasaan tertekan. Nah, bisa dibayangkan, jika anak tidak dibiarkan bermain, energinya tidak tersalurkan, maka kondisi tertekan itu akan memengaruhi tumbuh kembangnya, yang bisa menimbulkan masalah di kemudian hari. Sayangnya, para pakar perkembangan anak mengatakan, saat ini waktu bermain anak-anak semakin berkurang. Padahal setidaknya mereka butuh waktu satu jam untuk melakukan aktifitas bermain yang mereka sukai.

Nah bunda, supaya makin yakin yuk simak  hal penting kenapa anak harus mempunyai waktu bermain setiap harinya?

Baca juga : Belajar Berhitung dengan Caterpillar Finger Painting

Anak Bahagia dan Ceria

Bermain merupakan dunia anak. Kegembiraan dari aktivitas permainan telah diteliti oleh kelompok peneliti di sekolah lingkungan miskin yang anak-anaknya banyak yang putus sekolah. Mereka mengajarkan anak-anak aneka permainan di taman bermain. Hasilnya diketahui anak-anak merasa lebih aman dan merdeka setelah bermain. Seperti halnya orang dewasa yang butuh waktu jeda untuk melepaskan tekanan, anak-anak pun begitu.

Belajar Bersosialisasi dan Bekerja Sama dalam Tim

Bermain juga mengajarkan anak berempati. Dengan bermain dalam kelompok anak akan belajar memperhatikan perasaan orang lain. Aktivitas bermain juga membuat anak belajar mengatur emosinya, keterampilan yang sangat membantunya menghadapi masalah di masa depan. Contoh lainnya Saat bermain playdough misalnya, ia diajak untuk berbagi mainan, bergantian memakai cookie-cutter, bekerja sama membuat sesuatu, dan sekaligus berinteraksi dengan teman bermain. Kemampuan berbahasa akan berkembang karena saat bermain si kecil akan mendengar dan berbicara tentang apa yang dimainkannya bersama teman. Ia bisa belajar menggunakan kosakata baru, menjelaskan apa yang sedang dilakukan, serta menggunakan mimik dan gestur.

Sehat karena Banyak Bergerak

Asosiasi Penyakit Jantung Amerika merekomendasikan anak-anak berusia di atas dua tahun harus melakukan aktivitas fisik yang disukainya sedikitnya sejam setiap hari. Bukti ilmiah juga menunjukkan anak yang aktif akan tumbuh menjadi orang dewasa yang aktif dan lebih menyukai olahraga. Anak-anak juga akan mendapatkan stimulasi panca indera. Ia dapat meraba tekstur, mencium bau, mendengar suara, melihat bermacam-macam warna, bahkan mencicipi rasa bahan mainannya.

baca juga  DIY Mainan Anak : Gitar dari Kotak Susu

Meningkatkan kemampuan belajar

Sebuah riset tahun 2009 yang dipublikasikan dalam Journal of School Health menemukan makin baik hasil tes aktivitas fisik anak, makin bagus pula kemampuan tes akademik mereka. Walau terkesan main-main namun dari berbagai permainan yang dilakukannya sebenarnya anak bisa belajar banyak hal, seperti matematika dan kemampuan berbahasa. Selain itu bermain juga mengasah kemampuan motorik halus dan koordinasi mata dengan tangan. Aktivitas seperti menuang, menyendok, menyusun, menjumput, meremas, akan membantu perkembangan motorik halusnya. Hal ini berguna pada saat nanti ia harus belajar menulis.


Oya media permainan anak ada banyak loh bunda. Jadi jangan bingung mau memberikan apa untuk anak. Anak-anak itu sudah punya naluri kreatif dan inovatif, mereka bisa asyik bermain dengan apa saja selama kita tidak membunuh imajinasinya. Anak-anak akan senang diberikan kesempatan bermain dengan melakukan aktifitas fisik di luar ruangan. Memanjat, berkebun, berlari bahkan mengangkut pasir.

Jika di luar ruangan tidak memungkinkan karena hujan atau panas, kita pun bisa memberikan mainan edukatif yang bisa menstimulasi kepintaran mereka. Kalau Ubay anak saya suka sekali bermain lego. Dulu saya pernah beli di salah satu toko online dengan harga diskon. Lego membuat anak-anak bisa meningkatkan kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah loh. Sekarang lego dia sudah banyak hilang nih, jadi mau cari-cari lagi di Tokopedia mumpung lagi ada banyak promo Maret Mantap.



Jadi bisa gunakan gratis ongkir nih. Sekalian bisa beli yang lain untuk melengkapi mainan anak-anak di rumah. Btw maret ini promo nya memang seru banget. Kalau bunda punya barang incaran untuk si kecil bisa banget kepoin promo Tap Tap Mantap karena banyak hadiah menunggu. Siapa tau nih bisa dapat kupon belanja buat beli mainan si kecil.


No comments:

Post a Comment

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)