Follow Us @soratemplates

Wednesday, September 11, 2019

Cangkang Telur Jangan di Buang, Manfaatkan untuk Jadi Pupuk Organik

10:07:00 AM 0 Comments
Assalammualaikum teman-teman happyummi ^_^



Hari ini ummi lagi happy, jadi bawaannya semangat aja mau ngerjain banyak hal. Tadi pagi, ummi bareng Ubay & Ghazy mencoba memanfaatkan cangkang telur yang sudah lama ummi kumpulkan. Abah sempat heran kenapa cangkang telurnya nggak dibuang aja.

"Dulu ummi sempat lihat ada petani buah tin yang memanfaatkan cangkang telur untuk jadi pupuk, makanya semenjak itu ummi ga pernah buang  cangkang telur hingga penuh satu kantong. Lumayan banget nih kalo dijadikan pupuk"

Ummi baca kalo cangkang telur bisa menyuburkan tanah, juga pembasmi hama tanaman terutama jenis molussca seperti keong, siput, dan hama lain seperti kutu dan kumbang

Kandungan makro dan mikro kulit telur berguna banget deh bagi tanaman, apalagi sekarang lagi musim kemarau, duh asli kasian lihat tanaman-tanaman umi kering kerontang. FYI, ini loh kandungan dalam cangkang telur yang dikutip dari kabartani.com :

  • Kalsium karbonat
  • fosfor
  • magnesium
  • natrium
  • kalium
  • mangan
  • zinc
  • besi dan temnah

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kulit Telur

Oya cara membuatnya mudah banget kok. 
1. Cuci bersih telur lalu jemur hingga kulit telur kering.



2. Tumbuk kulit telur hingga jadi serpihan



3. Blender hingga halus menyerupai tepung (kalau nggak punya blender bisa ditumbuk aja ya sampai halus)


4. Pupuk bisa segera digunakan menjadi campuran media tanaman atau langsung ditaburi di sekitar tanaman terutama tanaman dalam pot



Bisa dimodifikasi jadi Pupuk organik cair


Nah jika khawatir pupuknya terbang kesana kemari saat ditaburi pupuk tepung cangkang telur bisa langsung dijadikan pupuk organik cair kok. Caranya :

1. Rebus secukupnya air hingga mendidih
2. Lalu tambahkan tepuk kulit telur aduk hingga rata
3. Diamkan hingga dingin lalu salin ke botol atau spray tanaman
4. Simpan di tempat yang kering


Mudah kan? Hama yang terkena pupuk cangkang telur akan menggeliat, berbutar dan berbalik arah hingga akhirnya mati.

Yuk manfaatkan limbah sekitarmu untuk jadi hal yang bermanfaat. Selain itu kita bisa mengurangi sampah di lingkungan. Sayangi bumi dari hal-hal kecil

Selamat mencoba

Tuesday, September 10, 2019

Agar Masjid Kota Bengkulu Ideal Buka 24 Jam

9:40:00 AM 0 Comments

“Hanyalah yang memakmurkan Masjid-masjid Allah ialah orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan sholat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS At-Taubah 9:18)"
Walikota Bengkulu Helmi Hasan baru-baru ini mengeluarkan surat edaran tentang imbauan membuka masjid selama 24 jam penuh. Hal ini dilakukan dengan harapan Allah SWT memberikan kemakmuran, khususnya bagi warga masyarakat Kota Bengkulu. Helmi meyakini, Allah akan berikan kemakmuran kepada siapa saja yang telah memakmurkan masjid. Karenanya ia mengajak untuk menghidupkan amalan-amalan, melaksanakan salah berjamaah bagi pria di masjid, berzikir dan beribadah di masjid.

Imbauan walikota ini menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Di satu sisi ini memacu masyarakat untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan ibadah jika masjid dibuka 24 jam, namun di sisi lain kesiapan fasilitas dan masyarakat sendiri mungkin harus disiapkan.

Bicara soal pengalaman saat saya bepergian ke luar kota, masjid memang jadi tempat favorit untuk singgah, selain untuk  melakukan sholat, saya dan keluarga biasa merebahkan badan sebentar sebelum melanjutkan perjalanan. Memang kami biasanya mencari masjid besar karena tidak semua masjid yang terbuka pintunya selain saat waktu sholat. Nah ketika ada imbuan agar masjid buka 24 jam tentu saya menyambut dengan senang hati karena akan banyak sekali manfaatnya.

Masjid sebagai Baitullah atau rumah Allah merupakan inti dari pergerakan Islam. Fungsi utamanya jelas sebagai tempat sujud, beribadah kepada Allah dan intisari dari memakmurkan masjid adalah terlaksananya sholat berjamaah. Pada zaman Rasulullah, fungsi masjid selain tempat ibadah dan pembelajaran, juga sebagai tempat musyawarah, merawat orang sakit dan asrama bagi para pelajar suffah. Dan saya berharap ketika masjid buka 24 jam akan bisa kembali pada fungsinya seperti zaman Rasulullah SAW terutama sebagai pusat budaya dan ilmu pengetahuan.

Saran untuk Masjid yang buka 24 Jam



Imbauan masjid untuk buka 24 jam memang perlu didukung kesiapan fasilitas juga kesiapan pengurus masjid. Selain itu dukungan pemerintah kota Bengkulu untuk melakukan pembinaan dan bantuan juga diperlukan agar masjid di kota Bengkulu layak dan siap untuk dibuka 24 jam. Nah berikut beberapa saran dari saya pribadi agar masjid siap dan layak buka 24 jam.

1. Menyiapkan Penjaga Masjid

Jika masjid buka 24 jam, diperlukan penjaga khusus yang memang stand by di masjid. Bisa dalam bentu shift siang dan malam. Penjaga masjid diharapkan bisa mengontrol dan membantu jamaah jika ada sesuatu yang dibutuhkan. Mengontrol penggunaan air serta kebersihan masjid juga jika ada acara atau pengajian yang dilaksanakan di masjid.

2. Sarana air, listrik dan fasilitas kebersihan

Kita semua berharap masjid menjadi tempat yang nyaman dan dirindukan. Jika masjid buka 24 jam dan banyak jamaah yang berkunjung maka diharapkan ketersediaan air selalu cukup, juga listrik dan fasilitas kebersihan seperti sajadah dan toilet yang bersih.

3. Ketersediaan Ruangan Khusus untuk Pusat Budaya dan Ilmu Pengetahuan

Menurut saya percuma jika masjid buka 24 jam tapi ternyata malah sepi jamaah. Selain ibadah utama yaitu sholat  perlu untuk mengembalikan fungsi masjid sebagai fungsi pendidikan. Masjid bisa dijadikan tempat untuk berdiskusi, atau pengajian. Akan lebih baik jika ada ruangan khusus untuk pengajian dan perpustakaan agar tidak menganggu orang yang beribadah di ruang utama yang berfungsi sebagai tempat sholat. Jika memungkinkan masjid bisa diberikan free wifi untuk mendukungnya sebagai pusat pendidikan.

4. Masjid Ramah Anak

Selama ini beberapa masjid masih menjadi tempat yang tidak ramah anak. Beberapa kali saya membawa anak malah dipelototi oleh jamaah. Padahal anak-anak adalah generasi penerus yang kita harapkan bisa memakmurkan masjid. Kita berharap juga anak-anak terbiasa sholat berjamaah sejak kecil di masjid.

5. Pembinaan kader masjid

Dulu kita sering mendengar istilah remaja masjid, sekarang makin berkurang gemanya. Padahal remaja masjid menjadi ikon yang bisa menggalakkan kegiatan positif di masjid. Remaja masjid layaknya diberikan trainding dan pembinaan karena mereka adalah kader yang dipersiapkan untuk memimpin masa depan. Masyarakat umum pun layaknya juga diberi pembinaan agar bisa memakmurkan masjid

6. Fasilitas Pendukung seperti Kesehatan

Pada zaman Rasulullah masjid juga dijadikan untuk pengobatan orang sakit. Tidak menutup kemungkinan  ketika masjid buka 24 jam akan disediakan sarana untuk kesehatan semacam klinik. Masjid pun diharapkan punya parkir yang luas dan taman di luarnya.

7. Transparansi Dana Masjid dan Penggunaanya

Suami pernah cerita, salah satu masjid di Yogyakarta yang sangat makmur oleh jamaah juga selalu ada kegiatan yang dilakukan. Dana masjid pun dikelola sangat baik. Pengurus masjid tidak pernah bangga menyatakan saldo masjid yang masjid, sebaliknya mereka sedih jika saldo masjid masih banyak. Setiap dana yang disumbangkan oleh donatur segera disalurkan untuk pembangunan dan kegiatan masjid atau apapun itu yang bisa memakmurkan masjid juga masyarakat sekitar. Saldo nol membangkitkan semangat jamaah untuk terus bersedekah karena mereka bahagia setiap uang yang disumbangkan disalurkan untuk masjid dan mereka yang membutuhkan.

Sekali lagi saya sangat mendukung dibukanya masjid 24 jam. Namun memang perlu dipertimbangkan kesiapan masing-masing masjid, pengurus juga masyarakatnya. Jika tidak memungkinkan, baiknya beberapa masjid yang siap dulu dan menyusul masjid lain sambil berbenah fasilitas dan beberapa hal yang diperlukan.

Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa memakmurkan masjid aamiin…