Thursday, August 6, 2020

Cara Membasmi Hama Rayap yang Mengganggu

rayap membuat sarang dan lubang
Rayap (gambar : Roy Buri dari Pixabay)

Hewan Rayap pasti taka sing lagi kan didengar? Hewan yang dianggap hama ini acapkali menggangggu dan merusak perabotan, kerangka rumah bahkan bisa singgah di tanaman. Rayap adalah serangga sosial anggota infraordo Isoptera, bagian dari ordo Blattodea (kecoa) yang juga dikenal sebagai hama yang mengganggu.

Rayap Pekerja yang Buta

Jelas saja kehadirannya menimbulkan banyak kerugian terutama di bidang property. Kawanan rayap banyak mendiami tempat yang gelap dan lembab. Ada satu fakta menarik yang menyebutkan bahwa rayap berkasta pekerja dan prajurit merupakan rayap yang buta dan tidak memiliki organ reproduksi yang sempurna meskipun terkadang memiliki jenis kelamin. Tugas mereka adalah menjaga sarang dan ratu mereka. Kebanyakan kerusakan disebabkan oleh rayap pekerja karena mereka akan memakan kayu dan kertas untuk dijadikan sumber energy dan bahan baku membuat sarang bagi koloni rayap.

Sudah Ada Sejak Ratusan Juta Tahun Lalu dan Susunan Labirin Kompleks

Kehadiran rayap ternyata sudah ada sejak 150-160 juta tahun yang lalu. Bahkan baru-baru ini ilmuwan menemukan fosil rayap berusia 100 juta tahun dan membukitkan bahwa perilaku sosial rayap purba juga tak kalah maju dengan rayap modern.

Sarang yang dibuat rayap tampak seperti labirin. Ketika kita membukanya, akan terlihat banyak lubang kecil di dalam sarang tersebut dengan labirin yang saling terkoneksi satu sama lain. Sarang rayap juga sangat megah dengan arsitektur yang tangguh dan cerdas. Mereka bahkan bisa membangun sarang dengan tinggi mencapai 5 meter.

Berguna Sebagai Decomposer Tanah

Selain kerugian yang ditimbulkan oleh rayap, kehadirannya ternyata punya fungsi biologis bagi keseimbangan eksosistem. Rayap bisa menjadi pengurai atau decomposer tanah alami yang baik. Tanah yang terurai secara alami dapat memberikan manfaat bagi tanaman dan makhluk hidup lainnya. 

Kerugian Akibat Rayap

Rayap bisa dikatakan sebagai musuh besar bagi dunia property di seluruh dunia. Kehancuran yang terjadi akibat rayap bisa sangat besar. Rayap selalu hadir dalam satu koloni lengkap beserta ratu rayap ketika bersarang di rumah. Alhasil perabotan dari bahan kayu, buku, hingga uang kertas sering musnah digerogoti rayap. Menurut lamat American Pest, keurgian property di amerika yang ditimbulkan akibat rayap mencapai USD4 miliar atau 70 triliun tiap tahunnya. 

Cara Membasmi Rayap 

Agar tak semakin merajalela merusak property dan benda-benda yang ada di rumah, perlu usaha untuk membasmi dan mengatasi hama rayap sesegera mungkin. Berikut beberapa cara yang bisa kita coba:

1. Menjemur buku dan berbagai dokumen kertas lainnya di rumah di bawah sinar matahari secara berkala. Hal ini agar buku-buku tersebut tidak lembab dan menjadi target koloni rayap. Cahaya matahari yang panas mampu menjadi pembasmi alami sehingga mereka tidak mau bersarang. 
2. Membuat jebakan kardus dan menyimpannya di tempat yang dicurigai menjadi sarang rayap. Jika memang ada rayap kayu atau rayap tanah maka dalam waktu singkat rayap itu akan berpindah ke kardus lembab. 
3. Menurunkan suhu ruangan karena selain benci suhu panas, rayap juga benci suhu dingin ekstrim. Kita bisa meletakkan perabotan kayu yang mungkin diserang rauap di ruangan ber AC dan atur agar AC bersuhu rendah. 
4. Meletakkan segenggam kapur barus di dalam perabotan kayu di rumah untuk menghindari kedatangan rayap  karena kandungan naftelana di dalam kapur barus bersifat mematikan bagi serangga kecil seperti rayap

Jasa Pembasmi Rayap

Memang tidak mudah membasmi rayap yang sudah banyak menggerogoti perabotan di rumah. Selain mencoba untuk mengatasinya sendiri, kita bisa meminta bantuan jasa pembasmi rayap malang yaitu PT Fumida. Tak perlu ragu menggunakan jasa pembasmi rayapnya karena sudah terbukti membantu menghilangkan berbagai jenis rayap dengan layanan terbaik, handal dan sangat terjangkau. Selain itu chemical yang digunakan untuk membasi rayap aman dan ramah lingkungan sehingga tidak berbau dan nyaman.

No comments:

Post a Comment

seperti hujan yang membawa kehangatan, sampaikanlah rindu untuk sang Penanti :)